Tempat lainnya yang menjadi sarang jin adalah lubang-lubang. Oleh karena itu kita tidak diperbolehkan untuk membuang sesuatu sembarang di lubang. Seperti got, lubang pencuci piring juga. Hati-hati jika ingin buang air panas ke lubang pencuci piring.
“Dari Abdullah bin Sarjas, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Janganlah seseorang di antara kalian kencing di lubang”. Mereka bertanya kepada Qatadah: “Mengapa tidak boleh kencing di lubang?” Qatadah menjawab: “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengatakan karena lubang itu adalah tempat tinggalnya golongan jin” (HR. Abu Dawud, Nasai dan Ahmad).
Selanjutnya adalah kandang unta, Rasulullah bahkan melarang kita untuk shalat di dalamnya karena terdapat syaitan yang bisa mengganggu kekhusyuan shalat.
Baca Juga:Kekayaan Ferdy Sambo Tak Tercantum di LHKPN, Apa Tidak Pernah Lapor? Begini Jawaban Jubir KPKBaru Separo dari 21 Ribu Honorer Pendidik di Jawa Barat yang Diangkat Jadi PPPK, Bagaimana Nasib Lainnya? ini Jawaban Pemprov
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Janganlah kalian shalat di kandang-kandang unta karena di sana terdapat syaithan, shalatlah di kandang domba karena dia itu membawa berkah” (HR. Muslim, Abu Dawud dan Ibnu Majah).
Tempat yang sudah pasti dihuni oleh jin adalah kamar mandi, oleh karena itu kita dianjurkan untuk membaca doa saat masuk dan keluar kamar mandi. Juga menggunakan kaki kiri ketika masuk. Dengan begitu sebaiknya Sahabat Muslimah tidak berlama-lama di dalam kamar mandi ya.
Dari Zaid bin Arqam, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Sesungguhnya toilet-toilet itu dihuni oleh Jin. Oleh karena itu, apabila seseorang di antara kalian masuk WC, maka katakanlah: Allahumma inni audzubika minal khubutsi wal khabaits (Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari gangguan jin laki-laki dan jin perempuan” (HR. Abu Dawud, Nasa’i, Ibnu Majah dan Ahmad).
Hanya saja, jin yang tinggal di tempat-tempat kotor seperti WC itu hanyalah jin kafir. Adapun jin muslim mereka tinggal di tempat-tempat bersih dan wangi
Terakhir, jin juga tinggal di atap rumah. Namun, jin yang tinggal di atas rumah orang-orang beriman adalah jin muslim, sebagaimana hadist berikut.
“Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Tidak ada satu rumah orang muslim pun kecuali di atap rumahnya terdapat jin muslim. Apabila ia menghidangkan makanan pagi, mereka (jin) pun ikut makan pagi bersama mereka. Apabila makan sore dihidangkan, mereka (jin) juga ikut makan sore bersama orang-orang muslim. Hanya saja, Allah menjaga dan menghalangi orang-orang muslim itu dari gangguan jin-jin tersebut” (HR. Abu Bakar sebagaimana ditulis oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari).
