Traffic Light di Cibubur CBD Diduga jadi Penyebab Kecelakaan Maut

Traffic Light di Cibubur CBD Diduga jadi Penyebab Kecelakaan Maut
Ditlantas Polda Metro Jaya akan menutup U Turn TKP kecelakaan di Cibubur. (Foto: PMJ News/TMC Polda Metro)
0 Komentar

BEKASI – Keberadaan traffic light Cibubur CBD di Jalan Alternatif Cibubur menjadi salah satu faktor yang dianalisa oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Kementerian Perhubungan, terkait kecelakaan maut truk tangki Pertamina yang terjadi beberapa waktu lalu.

Saat dikonfirmasi, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menjelaskan bahwa proses penyelidikan masih dalam tahap analisa data yang telah didapatkan oleh petugas di lapangan.

“Kita lagi evaluasi sama analisa data-data yang kita dapetin. Jadi temen-temen masih sibuk untuk analisa dari data-data yang sudah kita dapat dari kajian-kajian yang dilakukan kayak traffic light,” ungkap Soerjanto Tjahjono kepada wartawan saat dikonfirmasi, (1/8).

Baca Juga:Kominfo Buka Sementara Akses Paypal Selama 5 HariProses Autopsi Jenazah Brigadir J Bisa Memakan Waktu 2 Bulan, Ini Sebabnya

Menurutnya, keberadaan traffic light di lokasi simpang Cibubur CBD diduga menjadi salah satu penyebab kecelakaan menjadi semakin fatal.

“Iya salah satu faktor. Berkontribusi (terjadinya kecelakaan), menjadikan fasilitasnya semakin tinggi. jadi bukan penyebab,” jelasnya.

Diketahui sebelumnya, Kepala Dishub Kota Bekasi Dadang Ginanjar mengklaim pihaknya sudah menganalisa sebelum dilakukan pemasangan traffic light di Simpang Cibubur CBD.

Selain itu ia juga menerangkan, kecelakaan lalu lintas Truk Tangki Pertamina bukan dikarenakan adanya lampu merah di persimpangan tersebut.

“Ada (analisis sebelum pemasangan traffic light). Ini kan bukan soal lampu merah, ini soal kecelakaan,” ucap Dadang Ginanjar kepada awak media di Bekasi, Jumat (29/7) lalu.

Dadang Ginanjar menegaskan, pihaknya masih menunggu hasil resmi penyebab kecelakaan dari pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). (Fin-red)

0 Komentar