Penting Untuk Goweser, Pertolongan Pertama Saat Jatuh dari Sepeda

JABAREKSPRES.COM – Memilih jenis olah raga harus disesuaikan dengan kondisi tubuh. Bila tubuh bugar dan tidak memiliki masalah cidera, maka bersepeda bisa menjadi pilihan. Namun, Bila tidak menerapkan cara aman bersepeda, maka resiko kecelakaan seperti jatuh bisa saja terjadi.

Menaiki sepeda, merupakan olah raga yang melibatkan pergerakan fisik yang intens. Selain menyehatkan tubuh, bersepeda juga bermanfaat untuk kesehatan mental, terutama untuk mengurangi stres.

Faktor resiko kecelakaan saat bersepeda, salah satunya adalah jatuh. Yang sering menjadi penyebabnya adalah karena kehilangan keseimbangan. Kecelakaan kecil biasanya hanya menyebabkan luka ringan, saja seperti lecet pada kulit. Namun bila posisi jatuhnya tidka benar, maka risiko mengalami cedera serius seperti dislokasi sendi dan gegar otak tetap bisa saja terjadi.

Karenanya penting untuk goweser yang selalu memiliki agenda gowes tiap pekan baik sendiri maupun bersama komunitas, ada baiknya mempersiapkan diri dengan mengetahui apa langkah pertama yang harus dilakukan saat terjatuh dari sepeda.

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan pertolongan pada diri sendiri atau orang lain ketika jatuh dari sepeda, seperti dilansir dari Hellosehat.com.

1. Memeriksa kondisi tubuh

Saat jatuh dari sepeda, salah satu kesalahan penanganan darurat yang sering dilakukan adalah mencoba untuk langsung berdiri. Padahal, hal ini dapat membahayakan kondisi apabila ternyata mengalami cedera pada otot, sendi, atau tulang.

Alih-alih langsung bangun dan bergerak, sebaiknya Anda berusaha memeriksa kondisi tubuh Anda terlebih dulu.

Cobalah menyadari apakah ada rasa sakit di bagian tertentu atau sebaliknya Anda tidak bisa merasakan apapun pada bagian anggota gerak (tangan atau kaki).

Selanjutnya, secara perlahan cobalah menggerakan kepala ke atas, bawah, kanan dan kiri, apakah ada rasa sakit atau tidak.

Sama halnya ketika Anda menolong orang yang jatuh dari sepeda, hindari langsung memindahkan tubuh korban sebelum memastikan tidak ada cedera apapun.

2. Meminta bantuan

Jika Anda merasakan sakit yang kuat atau menyadari mengalami cedera pada sendi atau tulang, jangan mengambil risiko berbahaya untuk langsung bergerak.

Segera mintalah bantuan orang lain yang ada di sekitar Anda. Sekalipun tidak segera mendapat pertolongan, sebaiknya Anda tidak memaksakan diri untuk berdiri jika tidak mampu bergerak.

Apabila tidak ada orang di tempat Anda jatuh dari sepeda, lalukan cara di bawah ini untuk mencari bantuan.

Berteriak atau membuat suara bising untuk menarik perhatian orang lain di tempat yang lebih jauh dari lokasi Anda jatuh. Menghubungi seorang kerabat, keluarga, teman atau tetangga lewat telepon gengam. Jika terluka cukup parah, segera telepon nomor darurat 118 atau 119 untuk mendapatkan bantuan darurat medis.

3. Pertolongan sesuai kondisi luka

Langkah pertolongan selanjutnya disesuaikan dengan kondisi luka atau cedera yang dialami.

Kecelakaan lalu lintas seperti jatuh dari sepeda dapat menyebabkan luka terbuka, perdarahan luar, cedera sendi dan otot, hingga cedera kepala.

Luka ringan dan perdarahan
Pada kecelakaan yang menyebabkan luka gores atau perdarahan ringan, Anda bisa melakukan penanganan seperti di bawah ini.

Bersihkan luka dengan air mengalir lalu keringkan dengan kain atau kasa steril. Jika membawa alkohol usap dalam kotak P3K, Anda bisa menggunakannya untuk membersihkan area di sekitar luka.

Apabila luka mengeluarkan darah, coba hentikan perdarahan dengan cara menekan bagian luka menggunakan kain atau kasa steril. Anda bisa mengangkat bagian tubuh yang berdarah sejajar atau lebih tinggi dari jantung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.