Pertahankan Eksistensi Silat Cimande, Sebagai Cikal Bakal Seni Beladiri Pencak Silat

Selanjutnya, artis dan atlet pencak silat, Prisia Nasution mengaku sudah mulai belajar pencak silat sejak duduk di bangku sekolah dasar. Waktu nya banyak dihabiskan di padepokan pencak silat di TMII.

“Saat ini saya kembali aktif di pencak silat, karena uniknya, sekali saja kita memutuskan bergabung di perguruan pencak silat, maka selamanya akan menjadi keluarga,” terang Prisia Nasution.

Berikutnya, Master Pencak Silat, Asep Gurwawan mengatakan, saat ini pencak silat go internasional, satu sisi, silat sebagai sebuah ilmu, sisi lain silat adalah sebuah pusaka.

“Kalau ilmu dipelajari oleh siapa saja, dan tentunya pengembangan ke negeri orang ini harus disampaikan secara ilmiah. Maka tidak sedikit gelar doktor di beberapa negara mengambil filosofi pencak silat melalui disiplin ilmu antropologi,” papar Asep.

Menutup talkshow pada Festival Pencak Silat Kabupaten Bogor tahun 2022, Plt. Bupati Bogor memberikan closing statementnya bahwa, Pemkab Bogor mengapresiasi masyarakat dan seluruh stakeholder yang ikut melestarikan pencak silat.
“Silat adalah seni dan olahraga bela diri, yang tidak kalah menarik. Sudah jadi kewajiban kita untuk melestarikan silat sebagai ciri khas bangsa. Seluruh warga Kabupaten Bogor khususnya, harus ditanamkan sejak dini untuk mengenal silat,” tandas Iwan Setiawan. (YP)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan