Greenpeace Indonesia Menuntut Pemerintah dan Industri untuk Serius Menangani Krisis Iklim

Greenpeace Menuntut Pemerintah dan Industri untuk Serius Menangani Krisis Iklim
Kebakaran hutan menjadi salah satu penyebab krisis iklim. Ia berupa peningkatan CO2 sehingga menekan atmosfer dan membahayakan tubuh manusia. (Foto: Wikimedia Commons)
0 Komentar

Dengan kata lain, kita perlu memangkas emisi ini dimulai dari sekarang sebesar 43% sebelum tahun 2030 nanti.

  • KITA BELUM BERBUAT APA-APA SAMPAI DETIK INI JUGA

Saat ini kita tidak sedang berada di jalur yang tepat guna mengentaskan masalah perubahan iklim. Laporan IPCC terbaru itu menyebut bahwa saat ini Bumi sudah, sedang, dan akan menjadi lebih hangat di tengah temperatur sebesar 3,2°C.

  • PEMERINTAH HARUS SEGERA BERHENTI MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR FOSIL

Laporan IPCC dengan sangat tegas menyatakan bahwa kita mesti berhenti menggunakan bahan bakar fosil dengan maksud untuk mencapai target pengurangan emisi yang telah dicanangkan.

Baca Juga:Dukungan Bobotoh di Stadion Membuat Beckham Putra “Merinding”Dukungan Luar Biasa Bobotoh Membuat Penyerang Persib Ini Kagum

Laporan IPCC itu juga mengatakan bahwa penggunaan energi wajib efisien dan mencari bahan bakar alternatif lain selain fosil.

  • SEMUA LINI INDUSTRI, LEMBAGA PEMERINTAH & SWASTA, MAUPUN INDIVIDU DI SELURUH DUNIA MESTI BERGERAK

Bunyi tersebut merupakan peringatan yang selalu terus-menerus ditekankan oleh IPCC. Dengan kata lain, IPCC selalu menegaskan bahwa semua elemen negara perlu mengambil tindakan progresif, radikal, dan substansial untuk memerangi krisis iklim ini.

Lembaga pemerintah, swasta, industri, sektor finansial, pertanian, ekonomi-politik-sosial, wajib menerapkan prinsip eco-friendly di dalam proses administrasi, program, maupun operasinya.

Kita perlu mengetahui bahwa makalah terbaru IPCC itu menyebutkan bahwa prinsip eco-friendly dan lingkungan hijau memberikan manfaat yang positif bagi kesehatan kita.

Sebut saja penataan kota menggunakan prinsip tersebut. Sejalan dengan laporan dari IPCC, maka kota tersebut menjadi tempat yang layak huni memberikan kontribusi bagi pengurangan emisi, pun juga membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

  • SEMUA SOLUSI INI TIDAK MEMAKAN BIAYA DAN HARGA YANG MAHAL

Laporan IPCC terbaru menguatkan suatu gagasan yang dikemukakan oleh para ahli ekonomi pada tahun kemarin.

Para ahli tersebut mengatakan bahwa kelambanan mengatasi krisis iklim ini akan memakan biaya yang sangat mahal daripada beralih pada strategi yang ramah lingkungan atau transisi lingkungan bersih 0% guna mengatasi perubahan iklim.

Baca Juga:David Da Silva Semakin Semangat untuk Mencetak Gol bagi PersibPersib Menyayangkan Penyalaan Flare dan Chant Rasis di GBLA Kemarin, Bobotoh Wajib Baca Ini!

  • KITA BELUM TERLAMBAT

Poin penting dari laporan IPCC itu adalah desakan bagi semua pihak untuk segera mengambil tindakan.

0 Komentar