oleh

Imbas Undang Pasangan Gay, Deddy Corbuzier Kehilangan 9 Juta Followers

JAKARTA – Video podcast yang menghadirkan pasangan gay Ragil dan Fred membuat publik membuat perhitungan kepada Deddy Corbuzier.

Mulai dari kecaman, hujatan, kritik pedas sampai jutaan followers yang menghilang hanya dalam semalam saja.

Di akun Instagram pribadinya, sebelumnya jumlah followers Deddy Corbuzier mencapai angka 20 juta.

Itu Sebelum video podcast berjudul ‘Tutorial Jadi G4y di Indo!! Pindah ke Jerman Ragil dan Fred’ diunggah ke akun YouTube.

Namun setelah video podcast yang menghadirkan pasangan gay diunggah, hanya dalam semalam saja, jumlah followers Deddy Corbuzier menurun sangat drastis.

Sampai pada Selasa (10/5) pukul 10.16 WIB, jumlah followers Deddy Corbuzier kini tersisa 11,1 juta.

Banyak netizen yang geram lantaran menilai Deddy Corbusier itu mendukung LGBT di Indonesia.

Bahkan, tagar #UnsubscribePodcastCorbuzier pun trending dan menempati posisi teratas trending topic twitter Indonesia.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah, Cholil Nafis menilai, dengan menghadirkan pasangan gay, sama artinya ikut mengkampanyekan LGBT.

“Yang jelas pasangan itu sudah masuk podcatsnya. Janganlah kita ikut menyiarkan pasangan LGBT itu,” kata Kiai Cholil kepada PojokSatu, Senin (9/5).

Kyai Cholil menegaskan, Islam sangat tegas melarang dan mengutuk LGBT. Karena itu, tak ada ruang toleransi terhadap LGBT di Indonesia.

“Saya berharap yang punya podcast paham kalau islam melarang dan mengutuk LGBT. LGBT itu harus diamputasi bukan ditoleransi,” tegasnya.

Sementara, anggota Komisi I DPR RI Muhammad Iqbal meminta Deddy Corbuzier menghapus video yang menayangkan pasangan LGBT.

“Itu tutorial seperti mempromosikan pasangan LGBT, lebih baik dihapus bertentangan dengan hukum,” kata Iqbal.

Ia menilai, secara tidak langsung Deddy Corbuzier sudah memberikan ruang untuk LGBT di Indonesia.

“Ini membuat masyarakat resah seakan-akan memberikan ruang kepada pasangan LGBT untuk berekspresi di negeri ini,” ucapnya.

Karena itu, politisi PPP itu meminta Kementerian Komunikasi untuk mentake down video tersebut.

“Ini sudah wewenang Kominfo menurunkan atau menghapus video LGBT yang tayang di podcast Deddy Corbuzier,” ujarnya.

Apalagi, tambah Iqbal video tersebut sudah banyak meresahkan masyarakat Indonesia.

“Masyarakat sudah banyak resah dengan video podcast Deddy, jadi dihapusnya video itu sudah sesuai dengan aspirasi masyarakat,” tuturnya. (pojoksatu-red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga