Sukses Berbisnis Tanpa Meninggalkan Peran Wanita, Emang Bisa?

Sukses Berbisnis Tanpa Meninggalkan Peran Wanita, Emang Bisa? – Ada banyak stereotip negatif tentang ibu rumah tangga. Meski sudah banyak beredar slogan Emansipasi Wanita, namun masih banyak yang memandang sebelah mata. Nyatanya dalam dunia bisnis wanita tidak lagi hanya menjadi penonton.

Banyak wanita yang berperan memajukan perekonomian keluarga bahkan negara. Dengan peran gandanya, wanita pembisnis atau Womenpreneur telah terbukti mampu bersaing dengan para pria dalam mengembangkan usaha.

Istia Nurmala, seorang Womanpreneur yang sukses menjalankan bisnis Fashion Kids semenjak tahun 2018 adalah salah satu contohnya. Menggunakan konsep Golden Circle yaitu Why, How dan What, ibu rumah tangga dengan dua anak ini mampu membangun bisnis dari 0,

“Sebenarnya kan kita perempuan itu nggak ada kewajiban untuk mencari nafkah. Tapi apa salahnya sih jika kita diberikan kepercayaan oleh Allah S.W.T  dan memiliki skill untuk memberikan tambahan dan juga dapat memperbaiki perekonomian lebih cepat dan lebih baik, kenapa tidak?”

Pendiri dari brand Babycos.id dan HeySandals ini juga mengungkapkan menjadi seorang istri juga harus membantu seorang suami untuk mencapai tujuan bersama.

“Setiap orang itu punya standar tujuan yang berbeda-beda ya, mungkin ada yang mau naik haji tiap tahun, ada yang mau sekolahkan anaknya ke kedokteran atau ada yang ingin punya asuransi unlimited. Dari semua tujuan itu kan ada estimasi waktu, mungkin yang tadinya target tercapainya 20 tahun, bisa jadi achieve dalam 5 tahun. “

Saat merintis bisnis, Isti tidak memulainya sendiri. Ia dibantu oleh sang kakak yang juga memiliki visi dan misi yang sama, “ Dari awal kita itu fokus jualannya di marketplace , walaupun saat ini udah ada biaya admin tapi masih worthy. Akhirnya kita masukin foto produk dan lainnya, eh laku jadi nambah (stock)  terus,” jelasnya.

Alixandra Childa selaku Business Manager Pasarind juga menambahkan bahwa berjualan online memang sangat membantu menekan biaya operasional, ”Itu betul banget ya teh. Karena dengan menekan biaya di salah satu bagian, kita bisa memaksimalkan di bagian lain.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan