Dua SMK Pusat Keunggulan, SMK Ma’Arif 1 Kebumen dan SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta Berhasil Tingkatkan Kualitas  Lulusan yang Siap Diserap Dunia Industri

Hal serupa juga dilakukan oleh SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, yang memiliki 7 kompetensi dengan fasilitas yang sangat mendukung di masing-masing program keahlian. Program keahlian tersebut seperti Teknik Mesin, Teknik Elektronika, Teknologi Farmasi, Teknik Otomotif, Teknik Ketenagalistrikan, Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan, dan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi.

“Keunggulan SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta yaitu menggandeng perusahaan industri dari luar negeri. Salah satunya bekerja sama dengan PT Scheinder Electric, sebuah perusahaan listrik dari Perancis. “Para tenaga pendidik akan mendapatkan pendampingan langsung dari para ahli PT Scheinder Electric. Untuk bantuan program SMK Pusat Keunggulan ini berupa pembangunan Ruang Praktek Siswa (RPS), bantuan peralatan praktik, pengiriman guru dan teknisi diklat serta workshop,” jelas Suprihandono selaku Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta.

Untuk membentuk siswa yang berkualitas dibutuhkan tenaga pendidik yang unggul dan dapat beradaptasi dengan perkembangan digital saat ini. Melalui Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia bekerja sama dengan Dyandra Academy (PT Dyandra Promosindo) menghadirkan program SMK Cakap Digital untuk tenaga kependidikan vokasi di Indonesia.

Program pengembangan ini memberikan kesempatan kepada kepala dan guru sekolah untuk memahami strategi digital marketing. Dalam penerapannya, SMK Ma’arif 1 Kebumen memanfaatkan platform Youtube sebagai sarana untuk memberikan informasi serta promosi yang dikemas secara menarik seperti melalui podcast.

Sedangkan, SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta mempunyai media sosial berupa Instagram dan Tiktok berisi konten informasi kompetensi keahlian, prestasi siswa hingga ekstrakurikuler.

“Melalui progam SMK Cakap Digital diharapkan dapat meningkatkan kemampuan digital marketing para kepala dan guru sekolah. Selain itu, dengan memanfaatkan media sosial yang berkembang dapat memudahkan komunikasi yang akan disampaikan kepada para stakeholders,” tutup Rumpoko, Direktur Dyandra Academy. (*)

 

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan