oleh

Rekomendasi Wisata Religi Di Bandung, Cocok untuk Dikunjungi Sambil Ngabuburit Nunggu Adzan Magrib

BANDUNG – Bandung dikenal dengan banyak objek wisata yang bisa dikunjungi, bukan hanya menawarkan keindahan alam dan kesejukan udaranya, ternyata bandung juga menyimpan wisata religi yang wajib dikunjungi saat Ramadan ini.

Pesona wisata heritage dan religi yang aman dan nyaman dengan berbagai bentuk warna dan corak menarik, bisa menjadi rekomendasi untuk berwisata hati, selain menyejukan mata juga mempertebal keimanan kita.

Temat-tempat ibadah seperti masjid dan sarana wisata religi lainnya di Bandung tidak luput dari sentuhan artistik yang bisa membuat kita makin bersyukur atas kuasa Allah.

Berikut beberapa rekomendasi wisata religi yang ada di Bandung, seperti dilansir dari laman direktori wisata.

1.  Masjid Raya Bandung

Masjid Raya Bandung Tau dikenal juga dengan Masjid Agung Bandung, menjadi salah satu masjid tertua di Jawa Barat.

Bangunan masjid untuk pertama kali didirikan pada tahun 1810.

Konon dulunya bangunan masjid ini hanya berupa bangunan masjid kayu yang sangat sederhana.

Namun setelah mengalami berbagai macam renovasi bangunan masjid, bangunan masjid sekarang ini terlihat sangat megah, indah dan bisa menampung jamaah lebih dari 18.000 jamaah.

Berdiri kokoh di tengah Kota Bandung, Masjid Raya Bandung seolah menjadi oase di tengah hiruk pikuk perkotaan.

Bangunan masjid yang terletak berhadapan langsung dengan Alun Alun Bandung, menjadikan kawasan ini mejadi tempat wisata Raligi yang selalu ramai di kunjungi oleh setiap warga dan masyarakat serta wisatawan yang hadir di Kota Bandung.

Tempat Wisata Religi yang menjadi primadona masyarakat Bandung dan menjadi tempat wisata Bandung yang ramai dikunjungi.

Karena dari menara Masjid Raya Bandung ini kita dapat menyaksikan pesona pemandangan kindahan Kota Bandung dari ketinggian kesegala penjuru dari menara masjidnya yang memiliki ketinggian 81 meter yang bentuknya seperti menara masjid Nabawi Madinah Arab Saudi yang menjadi salah satu ciri khas masjid tertua di Jawa Barat ini.

Sejak memasuki bulan suci Ramadhan menara Masjid Raya Bandung menjadi salah satu tempat ngabuburit di Bandung yang ramai dikunjungi oleh warga Bandung.

Dimana di tempat wisata Bandung ini selain sebagai tempat ritual keagamaan, juga bisa menjadi tempat rekreasi kelaurga yang letak lokasinya tidak jauh dari lingkungan luar masjid.

Masjid Raya Bandung juga sebagai pusat kegiatan keagamaan, seperti pengajian, perayaan hari besar Islam, kegiatan pesantren kilat, dan acara buka puasa bersama di bulan suci Ramadhan. Konon informasi yang Direktori Wisata dapatkan, masjid ini juga menjadi saksi sejarah berlangsungnya Konfrensi Asia Afrika 1955 silam.

Cara ke masjid Agung Bandung sangatlah mudah, kita dapat menggunakan kendaraan motor dan mobil. Karena lokasinya ada di pusat Kota Bandung, maka kita tinggal menuju lokasi Alun Alun Bandung saja.

2.  Desa Wisata Kampung Mahmud Bandung

Kampung Mahmud Bandung tidak hanya dikenal sebagai kampung yang hingga kini masih menyimpan dan melestarikan adat dan tradisi, namun lebh pada itu Kampung mahmud jga dikenal sebagai sebauh perkampungan yang memiliki peran penting sebagai salah satu tempat penyebaran Islam di Bandung.

Letak Kampung Mahmud ini berada di Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung.

 Meski keberadaan kampung ini dikeliling oleh sungai Citarum. Uniknya pada saat musim hujan, kampung ini tidak pernah terendam banjir.

Warga asli Kampung Mahmud Banudng mayoritas memiliki rumah panggung dengan dinding bilik bambu yang dilengkapi jendela tanpa kaca.

Bangunan rumah panggung di Kampung Mahmud bandung, memiliki syarat filosofi hidup sederhana. Konon informasi yang Direktori Wisata dapatkan dari KH. Muhammad Safei tokoh masyarakat setempat, Kampung Mahmud merupakan kampung terpuji. Dan sebelum menjadi kampung dulunya tempat ini merupakan rawa-rawa.

Eyang Dalem Kyai Haji Abdul Manaf adalah seorang tokoh leluhur kampung Mahmud dari keturunan salah saorang wali yang memiliki peranan besar dalam menyebarkan agama Islam di Nusantara.

Di dalam kampung Mahmud Bandung terdapat sebuah masjid bersejarah Masjid Agung Mahmud, konon pembangunan masjid tersebut menggunakan tanah segenggam yang di bawah oleh Kyai Haji Abdul Manaf sepulangnya dari haji di Makkah Madinah Arab Saudi untuk membangun masjid tersebut.

Mengalami beberapa kali perbaikan, Masjid Agung Mahmud hingga kini masih berdiri dengan kokoh di tengah pemukiman warga yang masih memegang teguh warisan leluhur.

Sebagai bukti kecintaan dan menghargai leluhurnya, makam Eyang Dalem Kyai Haji Abdul Manaf sangat dijaga dan dipelihara oleh seorang juru kunci yang juga masih keturunan Eyang Dalem.

Konon informasi yang Direktori Wisata Indonesia dapatkan, hampir setiap hari makom Mahmud tidak pernah sepi dari perziarah yang datang ke tempat ini, terutama pada malam Jum’at dan hari-hari besar umat muslim.

Selain berziarah, kita dapat menikmati dan mengenal kehidupan masyarakat setempat dengan kerajinan lokal yang di tawarkan di tempat-tempat kedai yang terdapat di tempat wisata Religi Kampung Mahmud Bandung.

Rute untuk sampai di Kampung Mahmud Bandung kita dapat menggunakan kendaraan pribadi seperti motor dan kendaraan mobil untuk sampai di lokasi. Sahabat Direktori Wisata dapat mengikuti rute akses jalan menuju ke lokasi yang kami sediakan di bawah ini dari Kota Bandung.

3. Tempat Wisata Religi Masjid Al Irsyad Bandung

Bangunan Masjid Al Irsyad Berbentuk Kubus di Bandung, Jawa Barat. Masjid Al Irsyad berlokasi di Jl. Parahyangan KM. 2,7, Kota Baru Parahyangan, Cipeundeuy, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Dan bangunan masjid ini salah satu tujuan obyek wisata halal Bandung.

Keindahan bangunan masjid Al Irsyad yang terletak di Kota Parahyangan Kabupaten Bandung berdiri kokoh sejak tahun 2010 dan menjadi salah satu daya tarik tersendiri.

Bangunan masjid yang berbentuk desain kubus dan tidak memiliki kubah seperti masjid pada umumnya.

Konon, inspirasi bangunan Masjid Al Irsyad ini di dapat dari bentuk dari bangunan Ka’bah. ke empat sisi bangunan masjid terdiri dari tembok bangunan bercela susunan batako berlafadzkan kalimat syahadat.

Bila kita masuk dalam bagian dalam masjid, maka kita akan tahu bila bangunan masjid akan terlihat luas dan uniknya bangunan masjid Al Irsyad tidak memilki tiang penyanggah.

Mihrab Masjid Al Irsyad Bandung langsung menghadap ke alam tanpa batasan tembok benton. Hal ini mengingatkan setiap jamaahnya kepada Sang Maha Pemberi Kehidupan yang itu Alloh SWT.

Sementara itu bila kita melihat di dinding dalam atap Masjid Al Irsyad Bandung terdapat ornamen lampu-lampu gantung yang berjumlah 99 lampu yang mencerminkan ke 99 nama Alloh SWT.

Bila kita menelisik ke arah lantai Masjid Al Irsyad Bandung yang dihiasi warna hitam, abau-abu dan putih tampak menciptakan suasaa dalam area masjid dapat dirasa memberikan kesan yang elegan dan dan modern.

Temperatur di dalam masjid Al Irsyad Bandung terasa sejuk walau tanpa pendingin di dalam ruangan yang dikarenakan ventilasi udara yang mengalir lancar dari celah dinding dan ruang mihrab masjid.

Cara untuk menuju Masjid Al Irsyad Bandung sangatlah mudah, kita dapat menggunakan kendaraan bermotor maupun kendaraan mobil. namun bila menggunakan kendaraan umum kita harus melanjutkan perjalanan dengan menggunakan kendaraan ojek maupun berjalan kaki dari depan pintu gerbang perumahan.

Wisata Religi di Bandung tidak hanya bisa kita nikmati di kawasan masjid-masjid tersebut diatas saja, namun Bandung masih banyak menyimpan beragam destinasi wisata religi yang menarik dikunjungi dengan beragam keunikan yang bisa kita temukan di beberapa tempat di kawasan Bandung dan sekitarnya yang asyik menjadi destinasi liburan bagi kita bersama keluarga dan rekan-rekan terdekat. (rit)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga