Prokes Tiap Sekolah Harus Diperketat, Kadisdik Kab. Bandung Bilang Ini

SOREANG – Adanya peningkatan kasus COVID-19 di Kabupaten Bandung. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bandung, Ruli Hadiana mengingatkan siswa, orang tua dan sekolah untuk tetap memperketat protokol kesehatan (prokes).

Ruli mengungkapkan, meningkatnya angka terkonfirmasi COVID-19, pihaknya melakukan imbauan ke sekolah-sekolah agar tetap menggunakan masker kemudian menjaga jarak dan selalu menerapkan prokes di lingkungan sekolah. Supaya dapat melindungi anak-anak dari keterpaparan virus Covid-19.

“Di sekolah, siswa siswi harus diarahkan pola hidup bersih dan sehat. Saya mengimbau kepada orang tua, ketika anak-anak sekolah dijemput langsung pulang, jangan lagi ada siswa yang bermain dulu, khawatir berkerumum, atau mereka jajan dulu,” kata Ruli saat di konfirmasi, Minggu (6/2).

Oleh karena itu, pihaknya meminta kerjasama dari antara pihak sekolah dan orang tua murid, agar bisa menguatkan kaitan dengan protokol kesehatan itu sendiri.

Menurutnya, sekolah di Kabupaten Bandung, belum pernah menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen, karena ada aturan dari SKB 4 Menteri dan aturan leveling kota/kabupaten.

Jadi, lanjut Ruli, saat ini Kabupaten Bandung berada di level 2 kewaspadaan COVID 19, sehingga kegiatan sekolah dilakukan hanya dengan 50 persen dari kapasitas siswa.

“Kita tidak pernah memberlakukan 100 persen, dari awal kita tetap 50 persen, apalagi dengan adanya situasi pandemi yang meningkat. Jadi sekolah di Kabupaten Bandung ada yang memang melaksanakan PTM dengan sistem shift, ada yang seminggu dibagi dua,” jelasnya.

Terkait Vaksin, kata Ruli, saar ini capaian vaksinasi anak usia 6-11 di Kabupaten Bandung sudah bagus. Ruli berharap dengan situasi saat ini, anak-anak tetap sehat dan PTM berada diposisi yang diharapkan.

“Mudah-mudahan saja dengan situasi kondisi saat ini, anak-anak tetap sehat dan PTM berada diposisi yang kita harapkan,” tandasnya. (yul/zar)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan