Duel rival abadi antara Liverpol vs Arsenal pada Jumat (14/1) dini hari WIB merupakan mimpi buruk bagi pemain Gelandang Granit Xhaka.
Xhaka dianggap telah melakukan pelanggarab keras terhadap pemain Liverpol Diogo Jota. Akibatnya Xhaka diusir keluar lapangan oleh wasit Michael Olivera.
Menlihat insiden itu, Arsenal terpaksa harus menerapkan strategi bertahan untuk meredam serangan dari penyerang Liverpol.
Baca Juga:Plt Wali Kota Bandung Tanggapi Santai Tudingan PMII Terkait Mafia PajakAktivis Buruh Kabupaten Bandung, Uben Yunara Diangkat Jadi Komisaris PT BPR Kerta Raharja
Granit Xhaka diganjar kartu merah pada menit ke-24. Insiden itu membuat Xhaka dibuli habis-habisan oleh fans Arsenal sendiri.
Bahkan akibat perbuatannya itu fans Arsenal mengaggap Xhaka telah membuat kerugian besar bagi klup yang dijuluki meriam Londo itu.
Kendati begitu jika diamati dari tayangan ulang gelandang Arsenal ingin memotong umpan lambung dengan mengangkat kaki tinggi.
Akan tetapi secara bersamaan Diogo Jota ikut berebut bola dan berhasil mendahului Xhaka. Namun secara bersamaan kaki Xhaka malah menghantam perut Jota dengan keras.
Kartu merah yang diberikan Xhaka merupakan kartu merah kelima sejak Xhaka berseragam Arsenal.
Meski Arsenal bermain dengan 10 orang pemain. Barisan pertahanan Arsenal tampil solid menahan gempuran para penyerang Liverpol.
Sementara itu, Fans fanatik Arsenal banyak yang mengomentari insiden Granit Xhaka sebagai kerugian besar bagi Arsenal dengan meramaikan targar Xhaka di twiter.
Baca Juga:Hollywings dan Above & Beyond Diduga Salahi Aturan Bayar Pajak, Begini Respon Bapenda Kota BandungSimak Prediksinya! Adu Gengsi Papan Atas Persib Bandung vs Bali United
Kartu merah sebelumnya pernah diterima Xhaka ketika Arsenal bertemu manchester City. Arsenal kemudian harus menelan pil pahit dengan menelan kekalahan telak 5-0
Dengan koleksi kartu merah yang didapat Xhaka, maka dia harus duduk manis dibangku cadangan ketika bertemu Tottentam dan Leg kedua melawan Liverpol. (red)
