oleh

Pembangunan Fasilitas di Depok akan Direalisaskan Tahun 2022

DEPOK – Sejumlah rencana pembangunan fasilitas di Kota Depok mulai dari pembangunan gedung sekolah, kantor pemerintah, Puskesmas, taman dan masjid akan direalisasikan tahun ini.

Pekerjaan pembangunan fasilitas di Depok yang ditangani Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok itu telah selesai dipetakan dan tinggal pelaksanaannya.

Mengenai pembangunan fasilitas di Depok tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Disrumkim Kota Depok, Dudi Mi’raz saat membeberkan rencana pembangunan di Kota Depok untuk tahun 2022.

“Kami berharap semua rencana kegiatan yang dijalankan oleh Disrumkim dapat berjalan maksimal sesuai,” ujarnya, Kamis (13/1).

Tidak hanya itu, pihaknya juga menambahkan akan merealisasikan 10 program janji kampanye Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Adapun 10 program yang sempat dijanjikan itu meliputi, pemberian insentif guru honorer dan guru swasta, pembimbing rohani, RT, RW, LPM, dana Rp 5 miliar per kelurahan, pembangunan pusat olahraga dan UMKM, sekolah/madrasah negeri per kecamatan, aun-alun dan taman hutan kota di wilayah barat, posyandu/posbindu di setiap RW, ciptakan 5.000 pengusaha/start-up baru dan 1.000 perempuan pengusaha dan pemberian WiFi gratis untuk masyarakat.

“Akan melaksanakan sejumlah kegiatan pembangunan yang telah dipetakan di tahun ini. Mulai dari pembangunan kantor pemerintah, gedung sekolah, hingga realisasi 10 program janji kampanye Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” terangnya.

Dia menambahkan untuk pembangunan kantor pemerintah terdiri dari Kantor Kecamatan Beji dan 10 kantor kelurahan.

“Yaitu Kantor Kelurahan Cimpaeun, Grogol, Jatimulya, Kukusan, Pondok Petir, Sukamaju Baru Leuwinanggung, Bojong Pondok Terong, Cilangkap, dan Pasir Gunung Selatan,” tutunya.

Di samping itu, pihaknya juga akan membangun pusat olahraga dan UMKM di empat lokasi, Puskesmas Bojongsari, Taman Musik Depok, Taman Musik Depok, SD Negeri Sukatanti 7, dan Masjid Nurul Jannah di Grand Depok City (GDC).

“Sedangkan untuk kegiatan rehabilitasi meliputi enam sekolah negeri. Di antaranya, SMP Negeri 4, SMP Negeri 12, dan SMP Negeri 22, SD Negeri Cilodong 2, SD Negeri Kemiri Muka 1, dan SD Negeri Sukamaju 10,” pungkasnya. (mg2/ran)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga