UPTD Puskesmas Cimanggung Jelaskan Pencegahan Penyakit DBD

SUMEDANG – UPTD Puskesmas Cimanggung di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang catat adanya kasus penyakit demam berdarah.

Kepala UPTD Puskesmas Cimanggung, dr Iting Mursyidah Hanum melalui bagian Dokter Umum, dr Ilma Hitriyah menyampaikan, pada musim hujan penyakit demam berdarah cukup berpotensi.

“Biasanya kalau sakit demam berdarah itu keluhan awalnya demam. Kalau di bawah tiga hari, kita belum ada dugaan ke sana (sakit demam berdarah),” kata Ilma kepada Jabar Ekspres, Kamis (16/12).

Diketahui, Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit mudah menular yang berasal dari gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.

Penularan demam berdarah sendiri terjadi saat nyamuk menggigit dan menghisap darah seseorang yang sudah terinfeksi virus dengue, ketika nyamuk tersebut menggigit orang lain, maka virus akan tersebar.

“Untuk saat ini, kasus (DBD) di kita sudah mulai ada. Beberapa juga sudah kita rujuk untuk perawatan ke rumah sakit,” pungkas Ilma.

Ilma menuturkan, apabila sudah muncul kasus penyakit DBD, tak selalu harus dilakukan pembasmian dengan cara fogging.

“Jadi fogging itu hanya membunuh nyamuk yang berusia dewasa, sementara untuk anak nyamuknya atau jentik itu gak bisa,” imbuh Ilma.

Menurutnya, langkah bijak dalam mengatasi timbulnya biang nyamuk dapat dilakukan dengan pencegahan 3M (Membuang genangan air tak terpakai, Menutup dan membersihkan wadah air, serta Mendaur ulang atau mengubur barang-barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk).

“Dari sebelum masuk musim penghujan, kita melalui petugas khusus program DBD memberikan sosialisasi ke warga dalam pencegahan DBD,” tutup Ilma. (mg5)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan