BANDUNG BARAT – Prestasi membanggakan diraih dua siswa SD dari Kabupaten Bandung Barat, dalam Festival Tunas Bahasa Ibu tahun 2021 yang diselenggarakan Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi.
Dua siswa tersebut adalah Bari Rai Perdana dari SDN Rawasari, Cipeundeuy yang menjadi juara 1 pada cabang lomba Aksara Sunda kategori putra. Serta Imelda Agustin dari SDN Ciharashas yang meraih juara harapan 3 pada cabang lomba Biantara kategori putri.
Menanggapi raihan prestasi yang ditorehkan kedua siswa tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Asep Dendih melalui Kepala Bidang PSD Dadang A. Sapardan, menyampaikan rasa syukurnya dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pimpinan dan kontingen yang telah dapat membawa harum Kab. Bandung Barat dalam ajang tersebut.
Baca Juga:BRI Gandeng Beemarket.id Dukung UMKM Go DigitalTak Kunjung Sembuh, Kakek 77 Tahun Di Tabanan Gantung Diri
“Kami merasa berbangga dan berterima kasih kepada kontingen Kab. Bandung Barat yang sudah mampu menunjukkan prestasi optimal,” ujarnya.
Dadang menambahkan, Penguatan kecintaan dan kesadaran akan pentingnya seni dan budaya perlu terus dilakukan oleh berbagai pemangku kepentingan. Sehingga para generasi mendatang tidak tercerabut dari akar budaya mereka.
Melalui moment perhelatan Festival Tunas Bahasa Ibu Tahun 2021 tersebut, Dinas Pendidikan akan berupaya seoptimal mungkin untuk dapat mengawal eksistensi seni dan budaya di kalangan siswa dengan menggunakan sekolah sebagai agen pengembang dan penguatnya.
“Kami akan berupaya untuk dapat mengawal eksistensi seni dan budaya Sunda di kalangan siswa dengan sekolah sebagai agen pengembang dan penguatnya,” pungkasnya.
Pimpinan Kontingen dari Kab. Bandung Barat Wasna Permana yang juga kepala SDN Ciharashas, Cipeundeuy mengungkapkan, untuk Festival Tunas Bahasa Ibu Tahun 2021, Kab. Bandung Barat mengirimkan peserta lomba pada seluruh cabang yang diperlombakan. Cabang lomba tersebut adalah Ngadongeng, Aksara Sunda, Biantara, Nulis Carpon, Maca Sajak, Pupuh, dan Borangan (Ngabodor Sorangan).
“Dalam kegiatan tersebut, dua siswa kami berhasil meraih prestasi yang dapat dibanggakan,” ungkap Wasna Permana. Dia menambahkan raihan prestasi kedua siswa tersebut, merupakan prestasi yang tidak didapat begitu saja, tetapi didasari persiapan matang dari beberapa bulan sebelumnya.
