CIREBON – Warga pesisir Pantai Kejawanan di buat panik, saat sebuah video beredar di media sosial dan dibubuhi keterangan “Waspada Tsunami”. Dalam video tersebut juga terlihat gambar air laut Pantai Kejawanan yang tiba-tiba surut.
Video yang beredar luas di grup-grup WhatsApp tersebut mulai di publikasikan sejak Minggu malam, dan diterima wartawan media online, pada Senin pagi (6/12/2021).
“Pelabuhan Kejawanan asat, tumben,” demikian ungkap warga yang merekam video tersebut.
Baca Juga:Tuntut Kenaikan UMK, Ribuan Buruh Tangerang Kembali Turun Ke JalanHidayat Nur Wahid: Bicara Islamophobia Bukan Hanya Tentang Agama Islam
Berdasarkan informasi yang dari warga , Senin pagi, nampak air laut sudah kembali normal dan kolam pelabuhan juga terisi.
Seorang warga Amay mengungkapkan, pasang surut untuk tadi malam tidak biasa. Sebab, air terlalu surut. “Walau sesurut apapun, air di Dermaga Kejawanan tidak sampai terlihat dasarnya,” kata Amay.
“Tadi malam sampai terlihat dasarnya. Kurang tahu penyebabnya,” tambahnya.
Menanggapi video yang membuat panik warga tersebut, Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Kertajati, Ahmad Faa Iziyn menjelaskan, yang terjadi di PPN Kejawanan ataupun pantai Cirebon adalah fenomena pasang surut air laut biasa.
“Air laut mulai surut pada sore sampai menjelang malam hari dengan ketinggian saat surut 0,2 meter,” kata Faiz, sapaan akrabnya.
Dia menambahkan, yang terjadi adalah pasang surut biasa. Saat surut ketinggian air laut hanya 0,2 meter. “Jadi jangan khawatir. Jangan langsung percaya dengan informasi yang tidak benar,” tandasnya.
Dalam grafik Prakiraan Tinggi Pasang Cirebon, titik terendah ketinggian air laut ada di pukul 17.00 sampai dengan 19.00 WIB yakni 0,2 meter. (bs/rc/awr/kbe)
