Sempat Ketat, Sembilan Rebut Kemenangan Atas SKC

BANDUNG – Salah satu bertajuk derbi kota kembang di Honda DBL 2021 West Java Series, tergelar pada Selasa (9/11) sore kemarin. Mempertemukan antara tim putra SMA Kuntum Cemerlang (SKC) kontra SMAN 9 Bandung (Sembilan). Tensi pertandingan berlangsung sangat tinggi. Keduanya sama-sama mempunyai visi untuk menang di laga perdanananya.

SKC yang berstatus tim debutan nampak tak canggung menggempur lini pertahanan Sembilan. Sebaliknya, Rizqi Muhammad Zahra dkk juga mencoba bermain tenang, menghadapi semangat menggebu dari SKC.

Jual beli serangan terjadi sejak kuarter pertama. Pemain SKC, Izzad sukses mencuri poin ketika belum genap satu menit berjalan. Tak perlu lama, Aditya Prabeswara guard Sembilan berhasil menyamakan kedudukan. Momentum itu terus terjadi sampai kuarter pertama ditutup. Sembilan masih menang atas SKC 8-6.

Beranjak ke kuarter kedua, pertandingan makin ketat. Kedua tim enggan melepas pertandingan penting kemarin begitu saja. Memasuki menit kelima, Sembilan mengugguli SKC, lewat tembakan tiga angka Anoki Akira mengubah kedudukan jadi 11-8. Kendati tertinggal, SKC tak mengendurkan serangan. Mereka mencoba bermain dengan tempo, juga pola penyerangan yang dibangun.

Momentum terjadi ketika waktu memasuki tiga menit terakhir. Dimana Fabian Aqilla sukses menceploksan dua poin untuk membawa SKC unggul untuk kali pertama sejak kuarter kedua dimulai, skor 13-11 jadi milik SKC sementara. Namun, satu menit menjelang pertandingan usai, Hikmal sukses menyelesaikan tugasnya, usai dapat two point and one.

Pertandingan ditutup 14-13 milik Sembilan di jeda half time. Meski tak banyak skor yang tercipta, namun tensi pertandingan terasa ketat. Di kuarter ketiga, baik SKC maupun Sembilan sama-sama menceploskan 8 angka. Puncaknya terjadi ketika laga memasuki 30 detik akhir. Fabian Aqilla sukses menceploskan dua angka melalui free throw untuk mengubah keadaan jadi 21-19.

Ternyata, keunggulan itu tak lama. Anoki Akira, kembali mendapat free throw, setelah menceploskan dua angka melalui lay up. Keadaan itu membuat skor berubah menjadi 22-21, Sembilan masih unggul atas SKC.

Skor yang ketat di tiga kuarter, sedikit berkurang ketika masuk babak pamungkas. Sembilan bisa mempertahankan konsistensinya. Margin poin yang tak pernah lebih dari dua angka, berubah drastis. Tim polesan Putriana Dwi itu bisa leading 7 angka atas lawannya. Secara beruntun Mahdi Muntadzar menyumbang 4 poin di 20 detik terakhir.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan