BANDUNG – Jelang Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2024 mendatang, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat telah mematok dan menargetkan perolehan kursi di Kota Bandung.
Ketua DPW PPP Jabar, Ade Yasin, mengatakan pihaknya menargetkan kepada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Bandung untuk meraih 6 kursi di Pileg pada tahun 2024.
“Proyeksi ya, ada 6 dapil (daerah pemilihan) di Kota Bandung. Mudah-mudahan per dapil dapat 1. Makanya perekrutan itu terus dihajar. Untuk dapat orang yang benar-benar mumpuni,” ujarnya di Hotel Preanger, Kota Bandung, Sabtu (6/11).
Baca Juga:Begini Langkah Pemkab Garut Perkuat Mitigasi di Kawasan WisataKembangkan SDM untuk Penguatan Generasi Muda di Sektor Pasar Modal
Sementara itu, Ade juga mengungkapkan bahwa kultur politik di Kota Bandung berbeda dengan wilayah lain. Dengan kemajemukan warganya, diperlukan suatu pendekatan yang berbeda untuk meraih simpati masyarakat.
Meski begitu, Ade menerangkan, dengan strategi yang dimiliki PPP, pihaknya meyakini dapat meraup kepercayaan dari masyarakat Kota Bandung.
“Kota Bandung berbeda, banyak masyarakat intelektual, banyak kampus, lebih modern, dan heterogen. Jadi perlu treatment khusus, kita sudah petakan Bandung. Butuh kerja bersistem dan terukur, bukan sporadis,” ungkapnya
Ia menambahkan, pihaknya saat ini tengah gencar melakukan perekrutan terhadap kalangan milenial. Dalam penilaiannya, menurut dia kolaborasi antara kalangan milenial dengan senior partai akan berdampak signifikan kepada kualitas dan perkembangan partai.
Apalagi, kantong-kantong suara kalangan milenial begitu besar di Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024.
“Di DPP sudah memberi contoh, milenial direkrut. Kita juga begitu, milenial harus sama orang milenial. Dan perpaduan tokoh-tokoh muda dengan senior untuk memberikan ruang bagi yang muda untuk berkiprah di parpol (Partai Politik),” terangnya
Sementara itu, di tempat yang sama, menurut Ketua DPC PPP Kota Bandung, Zaini Shofari, pihaknya akan memanfaatkan momentum Musyawarah Cabang (Muscab) kali ini untuk konsolidasi secara maksimal. Dia meyakini, formasi DPC PPP Kota Bandung pasca Muscab akan dapat berkontribusi pada perolehan kursi di Kota Bandung.
Baca Juga:Ekonomi Indonesia Tumbuh Positif 3,51 Persen pada Triwulan III 2021Airlangga: Covid-19 Tekendali, Ekonomi Triwulan-III 2021 Tumbuh Positif
“Kursi kita optimistis. Memang kita ada trauma terkait musibah empat tahun lalu yang terjadi 29 hari jelang pemilu. Tapi itu jadi semangat untuk lebih baik,” akunya.
Zaini menambahkan, untuk tahapan Muscab PPP kali ini berbeda dengan sebelumnya. Sebab, Muscab akan dilangsungkan dengan menghadirkan satu orang perwakilan dari DPP, satu perwakilan dari DPW satu, unsur pengurus harian satu orang, dan Empat orang dari PAC. Mereka akan membentuk suatu formatur.
