Humas Polda Kalteng Minta Maaf Usai Cekcok dengan Netizen di Instagram

Ilustrasi instagram. (FNTalk)
Ilustrasi instagram. (FNTalk)
0 Komentar

JAKARTAAkun Instagram Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menjadi sorotan warganet. Pasalnya, admin akun Instagram itu terlibat cekcok dengan pemilik akun @salimvanjav di Instagram.

Persoalan ini dimulai saat akun @salimvanjav menuliskan komentar tentang mutasi yang diberikan kepada Aipda Monang Parlindungan Ambarita. Dalam komentarnya tersebut @salimvanjav menyebutkan kata ‘mampus’.

Kata itu kemudian dipersoalkan oleh admin Instagram Humas Polda Kalteng. Admin menilai maksud dari kata ‘mampus’ adalah mendoakan seseorang mati. Sedangkan @salimvanjav berdalih kata itu berarti ejekan kepada Ambarita atas kesalahan yang dibuatnya hingga berujung pencopotan dari jabatan.

Baca Juga:Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Baru di Liga ChampionsMahfud MD Sebut 86 Persen Koruptor adalah Lulusan Perguruan Tinggi

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Eko Saputro mengakui jajarannya telah salah bertindak di media sosial. Sebagai pimpinan Humas Polda Kalteng, Eko pun menyampaikan permintaan maaf.

“Minta maaf saya, wong salah anggotaku. Aku udah minta maaf tadi juga di IG Polda Kalteng,” kata Eko saat dihubungi, Kamis (21/10).

Eko mengatakan, admin akun Instagram Humas Polda Kalteng telah diberikan teguran lisan atas kesalahannya. Pelaku juga diminta tidak mengulangi perbuatannya.

“Anggota saya tegur, nggak boleh seperti itu, kalau di medsos tuh kamu harus menerima kritikan semua masyarakat. Biar itu kata-kata yang kasar dari masyarakat ya biarin saja, kamu tetap ucapkan terima kasih sudah dikoreksi untuk perbaikan kami,” imbuhnya.

Sejauh ini sanksi yang diberikan baru sebatas teguran lisan. “Sudah ditegur secara lisan supaya tidak mengulangi dan harus menerima kritikan masyarakat,” pungkas Eko. (jawapos)

0 Komentar