Awalnya Minum-Minum Bareng, Kakak Beradik di Cicendo Tikam Teman Sendiri

penusukan di depan rs cicendo
Dok. TKP dari insiden penusukan yang terjadi di gang depan RS Mata Cicendo, Kota Bandung, Rabu (6/10)
0 Komentar

BANDUNG – Terjadi aksi penusukan yang menyebabkan korban meninggal dunia di gang depan Rumah Sakit Mata Cicendo, pada Selasa, (5/10). Usai penyelidikan, Kepala Satuan Reserse Kiriminal (Kasatreskrim) Polrestabes Bandung, AKBP Rudi Trihandoyo mengungkapkan kronologi kejadian dan pelaku.

Menurut Rudi, pelaku penusukan berjumlah dua orang. Kedua pelaku berinisial (D) dan (U) merupakan kakak-beradik.

Rudi menambahkan, sebelum insiden penusukan di depan gang RS Cicendo itu terjadi, pelaku dengan korban yang bernama Usep Saripudin (40) awalnya duduk dan ngobrol sambil meminum minuman keras. Korban dan pelaku sudah saling kenal.

Baca Juga:Lebihi Target Emas, Pesenam DKI Nabila Evandestiera Luapkan KebahagiaanHujan Gol, Prancis Menang Dramatis Lawan Belgia

“Kaitan dengan kasus pembunuhan yang TKP-nya di daerah Polsek Cicendo. Berawal dari korban dan pelaku itu duduk ngobrol bareng, memakai dan menggunakan minuman keras. Lalu antara pelaku dan korban itu saling kenal,” ujarnya saat memberikan keterangan di Mapolrestabes Bandung, Jumat (8/10).

Penusukan di Cicendo terjadi karena tersinggung

Rudi menambahkan, sekira pukul 15.00 WIB,  akibat terpengaruh dari minuman keras, pelaku dan korban sempat cekcok karena tersinggung.

“Jam 3 sore dari ngobrol mereka itu satu komunitas, berlima. Dan akibat pengaruh minuman tersebut, ada ketersinggungan antara korban dan pelaku yang inisialnya (D) sebagai pelaku dan korbannya Usep Saripudin (40), akibat itu mereka berdua berantem,”terangnya.

Dari perkelahian tersebut, pelaku dengan inisial (D) sempat terkena pukulan oleh korban. Saat perkelahian tersebut, pelaku (D) ditemani oleh kakaknya yang berinisial (U). Tak terima adiknya dipukul, U menyerang korban. Kakak-beradik ini kemudian mengeroyok korban.

“D ini dipukul sama korban (Usep). Setelah melakukan pemukulan si (D) ini ada kakaknya (U). Jadi pelakunya adik-kakak. Lalu dibantu sama kakaknya, akhirnya dilakukan pengeroyokan,” ungkap Rudi.

Ketika melakukan pengeroyokan terhadap korban, kedua pelaku tersebut langsung mengambil pisau di warung dekat lokasi kejadian, dan langsung menusuk korbannya. Korban tewas akibat ditikam oleh pelaku.

“Lalu mengambil pisau yang ada di warung terdekat. Dilakukannya penusukan korban yang sudah lari dan jatuh. Itu kronologisnya,” katanya

Baca Juga:RUU Harmonisasi Peraturan Perpajakan untuk Indonesia MajuBNN KBB dan BNN Jabar Berhasil Ungkap Peredaran Narkoba Lintas Daerah

Kini kedua pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian Polrestabes Bandung guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Mg4)

0 Komentar