Juli 2021 Catat Rekor Suhu Tertinggi 142 Tahun Terakhir, Ini Penyebabnya

juli 2021 puncak terpanas suhu
Puncak Musim Kemarau Pohon mengering di kawasan Jembatan Suramadu, Surabaya, Jawa Timur, Senin (21/8). Antara Jatim/Moch Asim/17
0 Komentar

Suhu justru lebih dingin dari rata-rata terjadi di seluruh bagian timur laut Kanada, sekitar wilayah tengah bagian selatan dan tenggara Amerika Serikat, bagian selatan Afrika, bagian utara Rusia, dan bagian tenggara Samudra Pasifik.

Secara regional NCEI mencatat Asia memiliki rekor terpanas pada bulan Juli 2021, mengalahkan catatan sebelumnya yang ditetapkan pada 2010. Eropa mencatat rekor terpanas kedua pada bulan yang sama, sementara Amerika Utara, Amerika Selatan, Afrika dan Oseania semuanya masuk 10 besar dalam rekor.

Panas ekstrem yang dirinci dalam laporan bulanan NCEI NOAA juga merupakan cerminan dari perubahan jangka panjang yang digariskan dalam laporan utama yang dirilis pekan ini oleh Panel antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (Intergovernmental Panel on Climate Change/IPCC).

Baca Juga:Kejar Target Herd Imunnity, Rajiv Gencarkan Vaksinasi di Kabupaten Bandung5 Alasan Harus Nonton Web Drama Blue Birthday yang Dibintangi Yeri Red Velvet

“Para ilmuwan dari seluruh dunia menyampaikan penilaian paling mutakhir tentang cara-cara di mana iklim berubah. Ini adalah laporan IPCC yang serius yang menemukan bahwa pengaruh manusia, secara tegas, menyebabkan perubahan iklim, dan itu menegaskan bahwa dampaknya meluas dan meningkat dengan cepat,” kata Spinrad. (antaranews)

0 Komentar