Wanita Penjual Mainan ini, Mengaku Tidak Pernah Dapat Bansos

Wanita Penjual Mainan ini, Mengaku Tidak Pernah Dapat Bansos
0 Komentar

BANDUNG – Salah seorang warga paruh baya yang tinggal di RT 01 RW 06 Kel. Lebaksiliwangi, Kecamatan Coblong, bernama Enah mengaku belum pernah menerima bantuan dalam bentuk apapun dari pemerintah.

“Dari dulu sampai sekarang, ibu mah engga dapat, terus terang untuk apa ibu bohong, sudah tua. Memang mungkin nasib ibu begini,” ujarnya ketika ditemui di tempatnya berjualan yang terletak di jalan Kebun Binatang, Kota Bandung, Sabtu(24/7).

Enah yang kesehariannya berdagang mainan di dekat kebun binatang itu kini hanya bisa pasrah menjalani kehidupannya. Dia mengaku tidak berani untuk mendatangi pihak kelurahan ataupun kecamatan karena usia yang sudah senja.

Baca Juga:Sejumlah Ruas Jalan di Cimahi Akan Direkayasa Hingga Akhir Tahun MendatangTahapan Pilkades Serentak di Kabupaten Sumedang Ditunda, Begini Tanggapan Salah Satu Balon

“Ibu kalau kesana-kesini ngadu ke kelurahan atau kecamatan, malu ibu. Makanya udah biarin. Kalau orang lain mah ada di kasih satu bulan dikasih beras 10kg, ayam satu, kentang 1kg, buah-buahan. Kalau ibu mah enggak, tapi ibu syukuri saja,” terang Enah sembari memperbaiki maskernya yang pelan-pelan turun.

Dia kemudian menceritakan pengalamannya yang terjadi tahun lalu. Saat itu para tetangga di sekitar kediamannya mendapat bantuan dalam bentuk bingkisan kardus yang dibagikan melalui pimpinan RT setempat. Enah mengaku keluarganya tidak mendapat bantuan tersebut sedangkan orang lain mendapatkan.

“Ibu lalu nanya ke ketua RT, kalau ibu kebagian tidak? Terus pak RT bilangnya nanti tahun depan. Tapi sampai sekarang tidak ada, belum dapat apa-apa. Mungkin bukan rezekinya ibu,” katanya.

Kini, Enah hanya menggantungkan hidupnya dengan cara berdagang mainan di lapak kayu berukuran 3×2 meter. Sebab hanya itu yang saat ini bisa dilakukannya mengingat usia nya yang sudah 73 tahun.

Dia hanya berharap terus selalu diberi kesehatan oleh Tuhan yang Maha Kuasa agar terus bisa menjajakan dagangan untuk mencukupi kebutuhannya dan satu anaknya yang tinggal bersamanya kini. (mg1/yan)

0 Komentar