oleh

Kian Terpuruk, Beginilah Curhat Pengelola Wisata di KBB Soal PPKM Level 3

LEMBANG – Kabar baik nampaknya belum berpihak pada pengusaha wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Pandemi Covid-19 terus membuat sektor pariwisata kian terpuruk tanpa ada tanda-tanda akan pulih.

Baru juga usai penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak 3 hingga 20 Juli kemarin, kini para pelaku wisata di KBB dihadapkan pada PPKM Level 3 yang diterapkan hingga 25 Juli mendatang.

Seperti yang dialami pengelola objek wisata Lembang Park and Zoo. Mereka amat terdampak PPKM Darurat dan PPKM Level 3 lantaran memiliki kewajiban untuk memberi pakan terhadap satwanya. Apalagi sejak beberapa pekan belakangan sama sekali tak ada pemasukan akibat kebijakan penutupan objek wisata.

Baca Juga:  Petani di Lembang Mengeluh, Harga Tomat Bagus, Hasil Panen Sedikit

“Karena pemasukan tidak ada, biaya pakan satwa tetap berjalan dari dana pribadi owner (pemilik),” ujar Iwan saat dihubungi, Kamis (22/7).

Untuk biaya pakan sekitar 640 ekor satwa di Lembang Park and Zoo, pihaknya harus merogoh kocek hingga Rp 120 juta setiap bulannya.

Agar beban biaya operasional tak terlalu memberatkan, Iwan mengaku sudah mengajukan biaya kompensasi. Ia sudah mendengar informasi adanya Bantuan Pemerintah untuk Pariwisata (BPKP) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Baca Juga:  Waduh! Pencapaian Vaksin Pemda KBB Baru 16,88 Persen

“Sekitar Rp 120 juta setiap bulannya hanya untuk pakan. Kita coba ajukan biaya kompensasi dari Kemenpar,” tuturnya.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga