Pemkot Respon Pungli Pemakaman Jenazah Covid-19 di TPU Cikadut

BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meminta maaf kepada masyarakat yang mendapatkan perlakuan tidak baik saat akan memakamkan keluarganya di TPU Cikadut.

“Pertama saya atas nama pemerintah kota mengajukan permohonan maaf pada masyarakat yang kemarin mungkin sempat medapatkan pelayanan yang kurang baik, pada saat pemakaman keluarganya di pemakaman Covid di Cikadut,” ujar Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Minggu (11/7).

Sebelumnya, Pemkot Bandung mendapat laporan tadi pagi dari Kepala Distaru serta pihaknya yang bakal terus melakukan investigasi.

Karena ternyata perlakuan yang tidak baik saat memakamkan jenazah yang positif Covid-19 di TPU tidak hanya kepada warga non-muslim, tapi warga muslim juga sama.

“Setelah kami menginvestigasi bahwa benar ternyata ada oknum inisialnya R melakukan sesuatu yang tidak baik, oleh karena itu Pemkot dengan tegas memberhentikan yang bersangkutan dan menindaklanjuti di proses di kepolisian,” tegasnya.

Menurutnya, tidak ada alasan Pekerja Harian Lepas (PHL) yang pihaknya telah direkrut pada Februari 2021 serta telah dibayar upah sesuai UMK ini melakukan hal yang tidak baik.

Yana mengatakan dalam sebulan terakhir, pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Cikadut dalam sehari bisa di bawah 10 jenazah, untuk saat ini menjadi 40 hingga 50 jenazah.

Yana berharap ke depanya peristiwa tersebut tidak terulang lagi dan pihaknya akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam proses pemakaman Covid-19 di TPU Cikadut.
(MG8)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan