“Jauh sebelum program MBKM diluncurkan, IKJ sudah melakukan pembelajaran lintas Program Studi dan Fakultas,” tandasnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Prof. Nizam masih belum bisa memastikan apakah kuliah tatap muka bisa berlangsung pada Agustus sebagaimana rencana awal.
“(Kuliah tatap muka, Red) masih maju mundur,’’ kata Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbudristek Nizam saat dihubungi Jawapos Selasa (29/6). Guru besar UGM Yogyakarta itu mengatakan, kasus Covid-19 saat ini mengkhawatirkan.
Baca Juga:Harus Mulai Digenjot, Program Pemberdayaan Masyarakat di CimahiKasus Suap Ekspor Lobster, Edhy Prabowo Dituntut 5 Tahun Penjara
Dia berharap semoga proses vaksinasi Covid-19 bisa berjalan maksimal. Khususnya vaksinasi untuk para dosen, guru, atau tenaga kependidikan lainnya. Dengan vaksinasi yang maksimal, potensi penularan Covid-19 bisa ditekan serendah mungkin.
Nizam mengatakan pada intinya kampus disiagakan untuk bisa menjalankan perkuliahan dengan moda hybrid. Yaitu gabungan antara tatap muka dengan pendidikan jarak jauh (PJJ). Sambil menunggu perkembangan kasus Covid-19 di tanah air. (jawapos)
