oleh

Begini Kesaksian Tokoh Sejarah Dibalik Berdirinya Kota Cimahi

CIMAHI – Di balik sejarah hari jadi Kota Cimahi ke-20 pada Senin (21/6) lalu. Terdapat hal-hal luar biasa dan di luar dugaan.

Hal itu diungkapkan seorang tokoh saksi sejarah berdirinya Kota Cimahi, Djamu Kertabudi.

Sebagaimana, katanya, dalam aturan Undang-Undang (UU) Nomor 9 Tahun 2001 pada perubahan status Kota Administratif menjadi Kota Otonom itu sangat luar biasa dan di luar dugaan.

“Itulah komentar saya sebagai saksi sejarah terbentuknya Kota Cimahi melalui perubahan status Kota Administratif menjadi Kota Otonom ini,” kata Djamu di kediamannya, Selasa (22/6).

Djamu melanjutkan, dapat disebut di luar dugaan, karena terbentuknya Kota Otonom Cimahi, yakni berdasarkan hasil penelitian konsorsium pada Perguruan Tinggi atas kerja sama dengan Pemda Kabupaten Bandung.

Penelitian untuk mengetahui tingkat kelayakan perubahan status kota administatif menjadi Kota Otonom Cimahi, dan ternyata hasil penelitian menunjukan bahwa Cimahi layak menjadi Kota Otonom.

“Hal ini berkaitan dengan ratio tingkat kepadatan penduduk dengan luas wilayah (42 km2) yang tidak ideal. Sehingga aspek tata ruang, pengelolaan sampah, penataan pasar tradisional, dan tingkat kemacetan lalu lintas menjadi persoalan tersendiri,” jelasnya.

Telah dilihat dari aspek sejarah bahwa terbentuknya Kota Cimahi ini telah diwarnai dengan proses perjuangan yang cukup berat dan dilakukan oleh masyarakat. Cimahi yang dipelopori oleh Sekber Cimahi Otonom.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga