BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sudah menggelar uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas terhitung dari Senin 7 Juni 2021 hingga Jumat 18 Juni 2021 mendatang.
Salah satu siswa kelas 7 SMP N 43 Bandung, Rimba Caturangga merasa senang saat bisa melakukan PTM terbatas.
“Enak PTM terbatas, ketemu teman sama guru, bisa ngobrol-ngobrol langsung sama temen sekelas, biasanya kan belajar di rumah,” ujar Rimba saat menunggu jemputan di ruang tunggu SMP N 43 Bandung.
Baca Juga:Pendaftaran Balon Pilkades Sawahdadap Telah DitutupPasar Kaget di Cimahi Bakal Ditutup, Begini Penjelasannya
Sementara itu, Aquina Auliara Ari yang merupakan siswi SMP N 43 Bandung mengaku ada ketakutan saat melaksanakan PTM terbatas. Namun ia mengaku lebih suka belajar di sekolah karena materi lebih gampang dipelajari saat di sekolah.
“Ada takut sih, tapi lebih enak belajar di sekolah terus materi juga gampang masuk kalau belajar di sekolah,” ucapnya.
Terkait soal PTM terbatas, Sekda Kota Bandung, Ema Sumarna mengimbau kepada para pengajar agar mengawasi ketat siswa-siswinya, jangan sampai terlalu bebas saat di sekolah.
“Tadi saya melihat siswa mau ke toilet pun diantar, jangan sampai nanti mereka misalnya arahnya tidak sesuai dengan kepentingan. Begitu pun dalam proses pulang, kami minta 1 sampai 2 menit diberikan pendidikan 5M harus disampaikan,” imbaunya.
“Mereka (siswa-siswi) datang dan pergi, tidak boleh ada ruang kesempatan mereka bermain, dengan alasan sudah lama tidak bertemu dengan teman dan sebagainya,” sambung Ema.
Menurutnya setiap sekolah di Kota Bandung sudah memahami protokol kesehatan yang harus di terapkan di sekolah.
“Mereka sudah memahami apabila PTMT itu nanti akan diambil oleh Pak Walikota. Saya katakan bahwa kalau melihat situasi dan kondisi pandemi saat ini Bandung sedang dalam kondisi harus waspada tinggi,” pungkasnya. (MG8)
