oleh

KEMENKES: Terdapat 29 laporan Kematian Warga Setelah Vaksin

JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyebutkan, terdapat 29 laporan kematian warga setelah dilakukan vaksinasi.

Namun, laporan itu tidak terkait dengan pemberian vaksin virus corona (Covid-19). Sementara satu kasus lainnya hingga saat ini masih dalam proses investigasi.

Juru Bicara Vaksinasi dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyebut, sejauh ini terdapat 27 laporan kematian warga pascavaksinasi Sinovac.

Selain itu ada  tiga laporan kematian setelah menerima suntikan dosis vaksin AstraZeneca.

Baca Juga:  ASN Gedung Sate Kembali Lakukan WFH Setelah 62 Orang Positif Covid-19

Laporan yang diduga kematian akibat pasca vaksinasi Sinovac, tidak ada hubungan dengan vaksin.

”Begitupun AstraZeneca terdapat 3 kasus, masih belum selesai hasil investigasi sampai autopsinya, tapi yang dua lainnya karena covid-19 dan radang di paru-parunya,” kata Nadia dalam acara daring yang disiarkan melalui kanal YouTube BINUSTV Channel, Jumat (11/6).

Untuk Sinovac, Nadia merinci dari 27 laporan kematian Sinovac ada 10 kasus kematian warga akibat covid-19.

Baca Juga:  Wisatawan Harus Tahu, Enam Tempat Wisata di Bandung Ditutup

14 lainnya akibat penyakit jantung yang dimilikinya, 2 kasus diabetes dan tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, dan 1 kasus lainnya gagal ginjal akut.

Dengan temuan itu, Nadia mengimbau agar sasaran vaksinasi terlebih dulu kontrol ke dokter apabila ragu akan komorbid alias penyakit penyerta yang mereka derita masing-masing.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga