Tanggapi Berduet dengan Cak Imin dan AHY, Kemungkinan Bisa Terjadi

Tanggapi Berduet dengan Cak Imin dan AHY, Kemungkinan Bisa Terjadi
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono disela-sela kunjungannya ke kantor DPRD Provinsi Jawa Barat, Jumat(4/6). Foto : Boy Darmawan / Jabar Ekspres.
0 Komentar

BANDUNG – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menanggapi ajakan PKB untuk bersanding dengannya pada konstelasi pilpres 2024.

Dia menyatakan tak menutup kemungkinan jika nantinya demokrat bakal menjadi rekan PKB.

“Semua artinya kemungkinan bisa terjadi. Saya sendiri bersahabat dengan para ketua umum parpol,” ujar AHY di kantor DPRD Jawa Barat, Jumat(4/6).

Baca Juga:Ketum Demokrat Sambangi DPRD Jabar, Sapa Pegawai Non ASNTuai Keluhan, Dewan Minta Peningkatan di Jalan Cicalengka-Cijapati

“Selebihnya kita lihat momentum sejarahnya kita lihat peluang-peluang politik yang akan hadir di Indonesia,” lanjutnya.

Namun, ujar AHY, peluang menuju konstelasi pilpres masih terlalu dini untuk dibicarakan. Pihaknya saat ini masih fokus berperan membantu rakyat ditengah-tengah pandemi.

“Mungkin saat ini terlalu dini kalau kita berbicara untuk tahun 2024. Namun saat ini kami akan fokus untuk berbicara hal hal yang dapat kami lakukan untuk rakyat,” katanya.

Disamping itu, AHY juga mengkomentari pernyataan PDIP soal menolak demonrat berkoalisi dengan PKS. Menurutnya apa yang dilontarkan PDIP hanyalah sebatas intrik politik.

“Iya saya pikir itulah dinamika politik ya selalu saja ada intrik-intrik nya. Saya pikir itu hak mereka. tapi kami pikir kami juga punya hak dan kewajiban tentunya untuk lebih dekat lagi dengan rakyat,” ujarnya.

Ketum demokrat masa jabatan 2020-2025 itu menegaskan pihaknya tidak akan menanggapi lebih jauh intrik politik tersebut. Dia hanya akan fokus pada visi dan cita-cita yang diperjuangkan partai

“Untuk menyampaikan itu secara terbuka kami tidak terlalu memperdulikan karena kami punya tujuan besar yang insyaallah akan terus kami perjuangkan dan ikhtiarkan,” katanya. (mg10)

0 Komentar