Pemerintah Bandung Akan Kaji Pembuatan Lajur Khusus Sepeda

lajur sepeda kota bandung
MAKIN DIMINATI: Sejumlah orang saat berolahraga dengan menaiki sepeda di tengah pandemi yang animonya semakin tinggi.
0 Komentar

BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung akan mengkaji pembuatan lajur khusus bagi pengguna sepeda. Hal tersebut seiring dengan merebaknya tren penggunaan sepeda di masyarakat.

Maka dari itu, Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana meminta para komunitas pesepeda untuk saling bertukar pendapat dalam menentukan lokasi pembuatan jalur bersepeda.

“Di daerah mana yang prioritas? Anggaran ada, lalu kita kerjakan. Dan itu yang sudah kita lakukan seperti itu ya,” ujarnya di taman Dewi Sartika Balaikota Bandung, Kamis(3/5).

Baca Juga:bank bjb Fasilitasi Vaksinasi Covid-19 untuk LansiaSentra Vaksinasi Indonesia Bangkit Berkolaborasi dengan Pemkot Gelar Vaksinasi Drive Thru

Dikemukakan Yana, saat ini Kota Bandung belum sepenuhnya memiliki lajur khusus pengguna sepeda. Oleh sebab itu, pihaknya akan mengkaji untuk pembuatan jalan itu kelak.

Namun demikian, ujar Yana, jajaran Pemerintah Kota Bandung belum menentukan treatment khusus para pesepeda tersebut. Maksudnya, lajur sepeda tersebut bakalan dipakai untuk semua jenis sepeda.

“Saat ini belum memungkinkan untuk memberi keistimewaan kepada kelompok-kelompok pengendara sepeda tertentu,” katanya.

“Jadi saat ini kita bikin jalur sepeda untuk digunakan oleh semua jenis sepeda,” tambahnya.

Keamanan Berkendara di Lajur Sepeda Bandung

Selain itu, Yana juga menyoroti para pengguna sepeda yang ugal-ugalan. Menurutnya, walaupun animo publik memakai sepeda sudah tumbuh, namun kesadaran berkendara di jalan masih belum terbangun.

“Memang butuh edukasi juga, bukan di Bandung aja ya. Mungkin di banyak kota juga ada saja. Dari kami Pemerintah dan komunitas pesepeda mengingatkan bahwa jalan itu bukan khusus untuk sepeda saja, ada pengendara lain,” ujarnya.

“Kalau sudah ada jalur untuk sepeda, ya tolong tetap di jalur itu. Dan sebaliknya pengendara bukan sepeda jangan memaksa menyerobot jalur khusus sepeda, supaya amanlah,” lanjutnya.

Baca Juga:Terowongan KCIC di Cipatat Tidak Amblas, Penurunan Tanah Terjadi di Jalur PengalihanPLN Operasikan SUTET 500 kV PLTU Tanjung Jati B – Pemalang (Batang) dan GITET 500 kV Pemalang (Batang)

Wakil Wali Kota sekaligus politisi dari partai Gerindra ini juga akan memberi imbauan pada para Aparatur Sipil Negara untuk bersepeda menuju kantor. Hal ini, menurutnya, memiliki banyak nilai positif.

“Hari Jumat itu masyarakat Kota Bandung, khususnya ASN bersepeda dari rumah ke tempat kerja. Tentu untuk menumbuhkan budaya bersepeda untuk kebugaran tubuh, dan menurunkan tingkat polusi,” jelasnya.

Namun begitu, hal tersebut bukanlah berupa aturan tertulis. Anjuran tersebut hanya bersifat sebatas imbauan darinya selaku pimpinan.

0 Komentar