oleh

Diduga Gelapkan Dana Hibah Rp 1.7 Miliar, Empat Anggota Kadin Jabar Diperiksa Kejari Kota Bandung

BANDUNG –  Diduga menyalahgunakan Dana Hibah Provinsi Jabar sebesar Rp 1,7 miliar, empat pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jabar diperiksa oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung.

Mereka berinisial CS, RW. AY dan RZ. Keempatnya dipangil Kejari pada Kamis 27 Mei 2021 pukul 10.00 WIB.

Surat pemanggilan itu berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bandung, No Print-944/0.2.10/Fd.1/3/2021 Tanggal 24 Maret 2021.

Baca Juga:  Defisit Anggaran Capai Rp5 Triliun, Pemprov Jabar Gulirkan Program Bebas Pajak

Keempat pengurus Kadin Jabar itu dipanggil terkait, dugaan Penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Pembelanjaan Daerah (APBD) tahun 2019 Dana Hibah Jawa Barat sebesar 1.700.000.000 (satu miliar tujuh ratus juta rupiah).

Surat pemanggilan tersebut dirahasiakan di lingkungan Panitera Kejaksaan Negeri Kota Bandung. Namun terendus juga oleh awak media yang biasa meliput kegiatannya. Dari surat pemanggilan tersebut, diperoleh data, tempat, hari dan waktu.

Baca Juga:  Miris! Pencairan Insentif Nakes di Jabar Telat Hanya Karena Terganjal Aturan Baru

Salah satu pengurus Kadin Jabar, CS (Nama samaran) mengaku, akan menghadiri panggilan tersebut. Dirinya mengaku akan memberikan penjelasan setahunya.

“Saya hadir. Insya Allah, dan saya akan memberikan penjelasan apa yang saya tahu, dan apa yang saya pahami,” kata CS satu dari empat orang yang dipanggil Kejari Kota Bandung saat dihubungi via telepon selularnya, Rabu (26/05).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga