BPOM Analisa Riwayat Penyakit Penerima Vaksin AstraZeneca untuk Teliti Pengaruh KIPI

Ilustrasi: Petugas kesehatan mengambil vaksin COVID-19 sebelum disuntikkan. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa)
Ilustrasi: Petugas kesehatan mengambil vaksin COVID-19 booster sebelum disuntikkan. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa)
0 Komentar

Masyarakat yang mendapat vaksin COVID-19 AstraZeneca, diminta untuk segera menghubungi dokter atau sarana pelayanan kesehatan terdekat atau tempat vaksinasi apabila mengalami gejala sesak nafas, nyeri dada, kaki membengkak, nyeri perut yang dirasakan terus-menerus, gejala neurologis seperti nyeri kepala berat, penglihatan kabur, atau mengalami skin bruising (petechia) yang meluas di sekitar tempat penyuntikan beberapa hari setelah mendapatkan vaksinasi.

Secara terpisah Juru Bicara COVID-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, mengemukakan pernyataan yang sama.

“WHO menyatakan bahwa vaksin AstraZeneca aman dan efektif untuk melindungi orang dari risiko COVID-19 yang sangat serius, termasuk kematian, rawat inap, dan penyakit parah.

Baca Juga:Satu Minggu Setelah Lebaran, Rumah Isolasi di Setiap Kecamatan Kota Bandung Terpantau KosongSering Berhalusinasi, Seorang Warga Dayeuhkolot Tenggelam di Sungai Cigede

Penggunaan vaksin saat ini dalam kondisi mendesak, di mana pemerintah berikhtiar untuk mewujudkan kekebalan kelompok.

“Masyarakat jangan ragu mengikuti program vaksinasi. Manfaat dari program vaksinasi jauh lebih besar dibandingkan dengan risikonya,” pesan Siti Nadia. (antaranews)

0 Komentar