oleh

Termasuk Wilayah Aglomerasi, Pemprov Jabar Tegas Larang Segala Jenis Aktivitas Mudik

BANDUNG – Warga yang berada di wilayah aglomerasi sempat mendapatkan angin segar terkait diperbolehkannya kegiatan mudik meski hanya bersifat mudik lokal atau mudik yang diizinkan selama berada di kawasannya.

Kini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) dengan tegas melarang semua jenis aktivitas mudik termasuk mudik lokal.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menggelar Press Conference Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Jawa Barat di Makodam III Siliwangi, Kota Bandung, Jumat (7/5).

Baca Juga:  Kang Emil Bertemu Dua Petinggi Parpol, Ada Apa Nih?

“Mudik intinya dilarang, tidak ada istilah mudik lokal kita koreksi semua jenis mudik mau di aglomerasi mau interaglomerasi, inter kota, inter provinsi, itu dilarang,” ujar Gubernur.

Ia menerangkan bahwa pergerakan di wilayah aglomerasi hanya diperuntukan bagi kegiatan industri dan bisnis.

“Sudah diputuskan aglomerasi itu diizinkan hanya untuk kegiatan produktivitas, orang tinggal di Cimahi kerja di Bandung tidak akan dirazia atau disekat,” tegas Ridwan Kamil.

Baca Juga:  212 Kecamatan di Jabar Belum Punya SMA/SMK

Pria yang kerap disapa Kang Emil tersebut mengingatkan kepada masyarakat agar jangan menjadikan kegiatan produktifitas sebagai alasan untuk mudik, karena Satgas Covid-19 akan tetap melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

“Tidak boleh dijadikan alasan untuk mudik, jadi kami dari satgas akan melakukan upaya juga memilah-memilah mana yang terlihat beberengkes (membawa barang bawaan) gayanya mau mudik itu juga kita larang,” tegas Kang Emil.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga