oleh

Rp 182 T Dana APBD Masih Disimpan di Bank

JAKARTA – Tahun depan pemerintah berfokus pada pemulihan ekonomi dan reformasi struktural. Sebelum hal itu dijalankan, pengendalian Covid-19 dan percepatan belanja pemerintah yang mendorong belanja masyarakat harus terus berjalan.

Presiden Joko Widodo kemarin turut membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2021 di Istana Negara. Dalam kesempatan itu, Jokowi berpesan agar demand-side diperbesar.

”Kemarin saya sudah mengingatkan di akhir Maret 2021, di perbankan masih ada uang APBD provinsi, kabupaten, dan kota Rp 182 triliun yang seharusnya segera dibelanjakan untuk memperbesar sisi permintaan atau konsumsi,” ucapnya.

Baca Juga:  Soal Hubungannya dengan Kaesang, Felicia Tissue Singgung Masalah Etika Keluarga Presiden Jokowi

Presiden juga meminta jajarannya terus berupaya mendorong agar industri mulai bangkit. Dengan begitu, para pekerja bisa mulai bekerja secara produktif. Sisi permintaan domestik harus ditingkatkan. Namun, semua itu harus dilakukan dengan protokol kesehatan ketat.

Reformasi struktural secara besar-besaran juga sudah dimulai dengan penetapan Undang-Undang Cipta Kerja. Jokowi meminta semua kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk bersinergi melaksanakan serta memanfaatkan reformasi struktural itu. ”Harus kita rencanakan sejak sekarang bahwa nilai tambah di sektor industri ditingkatkan, ketahanan pangan harus meningkat, dan pemulihan sektor pariwisata bisa berjalan baik,” ungkapnya.

Baca Juga:  Muncul Wacana Presiden Tiga Periode, PDIP Beri Sikap Begini

Menurut presiden, Indonesia juga harus mendapatkan manfaat dari perkembangan dunia yang mengarah ke ekonomi hijau. Sebagai salah satu paru-paru terbesar dunia, Indonesia juga harus bisa memperoleh manfaat besar dari hutan tropis dan mangrove. ”Karena itu, transformasi energi menuju energi baru dan terbarukan harus dimulai,” ucap Jokowi. Mantan gubernur DKI Jakarta itu meminta green economy, green technology, dan green product diperkuat. Tujuannya, bisa bersaing di pasar global.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga