oleh

Dishub KBB Antisipasi Pemudik Lewat Perbatasan Tak Dijaga

NGAMPRAH – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyebut potensi pergerakan manusia dari wilayah perbatasan yang luput dari penjagaan petugas amat mungkin terjadi.

Misalnya akses akses masuk dari wilayah perbatasan selain Lembang dan Padalarang seperti Gununghalu serta Cipeundeuy. Di titik tersebut, perlu ada peran serta dari aparat kewilayahan.

“Potensi mudik di wilayah perbatasan tentu ada, termasuk mudik lewat jalur air di Cipeundeuy. Kita mengoptimalkan aparat kewilayahan, dengan camat sebagai koordinatornya. Sudah dikomunikasikan dan sudah dirapatkan tinggal upaya di lapangan seperti apa. Semua di bawah koordinasi camat,” ujar Kepala Dinas Perhubungan KBB, Lukmanul Hakim, saat ditemui di Mapolres Cimahi, Rabu (5/5).

Baca Juga:  Ridwan Kamil dan Anies Baswedan salat Subuh Berjamaah, Ada Pesan Penting yang Disampaikan

Pihaknya saat ini terus melakukan pengetatan sebelum besok, Kamis (6/5) melakukan penyekatan di perbatasan. Beberapa pos penyekatan yang didirikan ada di Gerbang Tol Padalarang dan Cikole, Lembang yang berbatasan dengan Subang.

“Untuk sekarang kan masih pengetatan jadi jumlah berapa kendaraan yang terjaring dan diputarbalik kita belum pegang. Mungkin besok baru ada, karena besok kan mulai penyekatan,” tegasnya.

Saat disinggung soal soal wacana pelarangan mudik lokal yang disampaikan Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo, pihaknya menyebut masih menunggu arahan lebih lanjut.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga