oleh

DPR Minta RI Tolak WNA dari India Selama Masa Pandemi

JAKARTA – Anggota Komisi I DPR Christina Aryani menegaskan bahwa masuknya 127 warga negara asing (WNA) asal India harus menjadi perhatian serius pemerintah. Pasalnya, India sedang menghadapi lonjakan kasus Covid-19 yang sangat masif.

Christina meminta pemerintah menutup sementara akses masuk WN India ke Indonesia karena sangat berpotensi menularkan varian baru Covid-19.

“Pemerintah bisa mempertimbangkan untuk sementara menolak kedatangan tersebut hingga situasi di sana lebih teratasi,” ujar Christina saat dihubungi, Jumat (23/4).

Baca Juga:  20 Warga di Kelurahan Rancaekek Kencana Positif Covid-19

Menurut politikus Golkar ini, penolakan sementara terhadap WN India sudah dilakukan oleh beberapa negara lain. Ia juga meminta Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk bisa mengelar rapat dan memutuskan solusi terbaik terkait kedatangan warga India ini.

“Saya mendorong agar pemerintah dan Kemenlu untuk segera membahas dan memutuskan apa yang harus dilakukan menyikapi influx WNA India ini,” katanya.

Christina pun berharap ratusan warga India yang sudah masuk ke Indonesia bisa mengikuti protokol kesehatan yang berlaku di Indonesia.

Baca Juga:  2 Warga Sempat Terpapar Covid-19, Desa Tegalmanggung Sumedang Kian Gencar Sosialisasi

“Pemerintah sudah memiliki protokol yang diterapkan untuk kedatangan WNA (memiliki KITAS) maupun WNI dari luar negeri. Harus membawa hasil PCR, kemudian dilakukan test PCR ulang, dikarantina selama 5 hari atas biaya sendiri, lalu kembali dilakukan PCR,” ungkapnya.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga