BANDUNG – Animal Friends Jogja dan Para Relawan perlindungan satwa yang tergabung dalam Barisan Muda-Mudi Xayang Xatwa di 4 kota besar yaitu Yogyakarta, Bandung, Jakarta dan Solo melakukan aksi damai tentang kekejaman kendang baterai pada ayam petelur di Simpang Lima tepatnya Tugu Asia Afrika, Sabtu (20/3).
Kampanye Indonesia Bebas Kandang (Cage Free Indonesia) adalah pergerakan yang diinisiasi Animal Friends Jogja untuk meningkatkan kesadaran publik tentang kesejahteraan hewan yang diternak, khususnya ayam petelur dan untuk menghapuskan sistem kandang baterai yang kejam di Indonesia.
Salah satu perwakilan Barisan Muda-Mudi Xayang Xatwa, Affan Afrian mengatakan aksi ini bertujuan untuk menentang serta melawan adanya sistem kandang baterai untuk ayam petelur.
Baca Juga:Jelang PON XX Papua, Pengurus KONI Pusat Wajibkan Peserta Jalani Vaksinasi COVID-19Supaya Mau Divaksin, Wakil Gubernur Jawa Barat Ajak Masyarakat Sosialisasikan Vaksinasi Covid-19 di Medsos
“Sistem ayam baterai ini yang ukurannya lebih kecil dari kertas A4, itu menampung dua sampai empat ekor ayam yang tentunya kandang baterai yang sempit ini akan menyebabkan kesejahteraan ayam tersendiri sangat tidak terperhatikan, karena dengan kandang baterai ini ayam menjadi stress bahkan menjadi timbul sifat kanibalisme,” ujarnya.
Aksi ini dilakukan oleh empat orang supaya tidak menimbulkan kerumunan, mereka mempunyai tugas masing-masing seperti memegang banner dan adapula yang membagikan stiker.
“Kita dari Animal Friends ini lebih suka bergerak secara damai serta membela kesejahteraan hewan. Aksi hari ini sangat ingin berjalan damai, bahkan kita tidak pakai pengeras suara, alat peraga, kita hanya memakai topeng, banner dan stiker-stiker, jadi aksi damai ini semoga dapat diterima dan di mengerti oleh peternak-peternak khususnya yang ada di Bandung,” kata Affan Afrian saat di Tugu Asia Afrika, Simpang Lima.
Perwakilan Barisan Muda-Mudi Xayang Xatwa, Affan Afrian mengungkapkan beberapa alasan untuk segera mengakhiri kekejaman pada ayam petelur yang menggunakan sistem kandang baterai.
“Ada alasan untuk segera mengakhiri sistem kandang baterai ini, yang pertama itu yaitu ayam adalah hewan sosial yang cerdas dengan kepribadian yang unik. Kedua kandang baterai menyebabkan cedera dan sakit, serta kematian. Ketiga masalah keamanan pangan. Keempat dari sudut kesejahteraan, kandang baterai tidak seharusnya dipertahankan. Kelima gerakan internasional menjauhkan dari penggunaan baterai,” pungkasnya.
