Masih Bisakah Sebarkan Virus Meski Sudah Divaksin?

RHODE ISLAND – Sejak Pandemi yang sudah berlangsung lama termasuk vaksinasi COVID-19 yang sudah mulai digelar pemerintah Indonesia. Beberapa lapisan masyarakat tanah air tertentu juga sudah menerima injeksi suntik vaksinasi dimana hal ini bertujuan demi menurunkan risiko terpapar virus corona di kemudian hari.

Namun pertanyaannya, apakah mereka dengan kriteria di atas masih berpotensi menyebar SARS-CoV-2 penyebab COVID-19?

“Tetap memiliki resiko yang secara teori masih memungkinkan anda untuk menyebarkan virus corona meski sudah di vaksin,” kata Kirsten Hokeness, Ph.D., seperti dikutip Mens’Health.

Namun harapan  direktur Center for Health and Behavioral Sciences meski terpapar virus waktu sudah divaksin maka tubuh akan mengalami penolakan pada virusnya dikarenakan sistem kekebalan tubuh mereka yang telah divaksin sudah terlebih dahulu bereaksi.

“(Ketika terjadi) sistem kekebalan tubuh sudah terlebih dahulu menyerang (virus) sebelum menyebabkan sakit. Selama vaksin dapat meningkatkan response imune maka hal ini dapat mencegah virus memperbanyak dirinya,” jelasnya.

Menurutnya, meski risiko penyebaran itu tetap ada, namun probabilitasnya akan jauh lebih kecil pada orang yang sudah menerima vaksinasi. (fin.co.id)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan