Soal apakah klaster ini terjadi akibat karena Pemerintah Kota/Kabupaten lemah, Sidkon Djampi mengatakan ada beberapa alternatif.
“Saya kira, bisa dari beberapa sisi kita melihatnya, bisa jadi informasinya tidak segera sampai atau memang Satgas Covid-nya kurang cepat tanggap. Soal teknisnya, Pemerintah Daerah punya protokol, punya SOP (standar operasional prosedur). Monggo dilakukan segera,” terangnya.
“Saya sekali lagi meminta Pemprov/Pemkot terkait agar, segera menangani ini membantu ini, agar mereka sehat lagi dan bisa belajar lagi,” tambahnya.
Baca Juga:UKM Kota Bandung Bersinergi dengan Kadin Kota dalam Bakti Sosial Waqaf Al-QuranHindari Polemik, Hubungan Rizieq dengan ISIS Harus Dibuktikan
Selain itu, Sidkon Djampi juga meminta santri jadi prioritas vaksinasi covid. “Santri juga harus jadi prioritas vaksinasi Covid-19,” pungkasnya. (erwin)
