Utamakan Keselamatan Masyarakat di Daerah Terdampak Cuaca Ekstrem, PLN Jaga Kondisi Pendistribusian Listrik ke Pelanggan

Editor:

BANDUNG – Cuaca ekstrem yang melanda pada Minggu (7/2) menyebabkan beberapa wilayah di Jawa Barat seperti sebagian daerah Karawang, Indramayu, Purwakarta, Bekasi, dan Sumedang terendam banjir. Oleh karena itu, demi menjaga keamanan dan keselamatan warga masyarakat, PLN menjaga pendistribusian listrik ke pelanggan dengan memutus sementara aliran listrik didaerah terdampak.

General manager PLN UID Jawa Barat, Agung Nugraha mengatakan Sampai dengan Pukul 10.00 WIB dari 272 Gardu terdampak, sebanyak 42 gardu sudah berhasil di nyalakan kembali menyisakan 230 Gardu yang belum berhasil dioperasikan demi keselamatan Warga karena masih terendam banjir.

“Demi keselamatan dan keamanan warga yang sedang mengalami banjir, PLN mulai menjaga aliran listriknya dengan terpaksa tidak mengalirkan listrik terlebih dahulu ke lokasi-lokasi yang terendam banjir. Setelah banjir surut dan dipastikan aman, listrik baru bisa dinyalakan,” tutur Agung

Agung juga menambahkan bahwa pemantauan dan percepatan recovery suplai listrik daerah terdampak banjir akan terus dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan msyarakat.

Sampai dengan Senin (8/2) pukul 10.00 WIB, PLN telah berhasil memulihkan 15% gardu distribusi sehingga 13% pelanggan yang sebelumnya terdampak banjir telah menikmati listrik kembali.

“Sebanyak 41 dari 272 unit gardu distribusi yang terdampak banjir sudah berhasil dipulihkan kembali sehingga sebanyak 5.924 dari 40.703 pelanggan yang terdampak banjir sudah kembali menikmati pasokan listrik,” jelasnya.

Agung mengimbau masyarakat agar mewaspadai potensi bahaya listrik saat banjir dengan cara mematikan instalasi listrik di dalam rumah dari Mini Circuit Breaker (MCB), mencabut seluruh peralatan listrik yang tersambung dengan stop kontak, dan memindahkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *