“Namun tidak membedakan kualitas vaksin COVID-19 tersebut,” kata dia.
“Bahan baku gelombang pertama atau tahap ketiga yang datang sebanyak 15 juta dosis sudah mulai diproses di Bio Farma sejak 14 Januari 2021 dengan target produksi 13 juta dosis dan diperkirakan akan selesai produksi pada 11 Februari 2021,”kata Bambang.
Sebelumnya, pada 12 Januari 2021, Indonesia juga telah menerima 15 juta dosis “bulk” dengan “overfill” 1,5 juta dosis.
Bio Farma menargetkan 13 juta vaksin COVID-19 dengan nama “Covid-19 vaccine” akan selesai diproduksi pada 11 Februari 2021. (antara)
