oleh

Jelang Habis Kontrak Hak Guna Lahan, Pemkab Bandung Barat Kewalahan Cari Lokasi TPST

NGAMPRAH – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melakukan antisipasi berakhirnya kontrak kerja sama penggunaan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Kampung Cigedig, Desa Sarimukti, Kecamatan Cipatat.

Salah satu upaya yang saat ini sedang dilakukan yakni pencarian lahan seluas sekitar 20 hektare (ha) untuk membuat Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

“Ada empat desa di Kecamatan Cipatat yang diincar untuk jadi TPST. Rencananya tahun ini dibuatkan DED dan penetapan loksinya (penlok),” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), KBB, Apung Hadiat Purwoko, Senin (11/1).

Apung menyebutkan, dari alternatif empat desa yang jadi incaran, Desa Sarimukti ada di dalamnya dan memiliki peluang lebih besar untuk dijadikan TPST.

Selain masih memiliki lahan terbuka yang masih luas dan infrastruktur jalan yang sudah memadai, masyarakat di sana juga sudah terbiasa dengan hilir mudik truk sampah.

“Potensi resistensi dari masyarakat relatif kecil. Berbeda dengan wilayah baru yang belum tentu masyarakat bisa langsung mau menerima,” sambungnya.

Menurutnya, kebutuhan lahan yang luas diperlukan karena TPST itu juga akan menyatu dengan pool garasi sekalian kantor UPT Kebersihan yang saat ini masih ngontrak di Jalan Gedong Lima Padalarang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga