oleh

Keberadaan Biro BUMD dan Investasi Pemprov Jabar Tidak Memiliki ‘Taring’, Fungsi Pengawasan Perlu Ditingkatkan

BANDUNG – Keberadaan Biro Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Investasi sepertinya belum memberikan peran optimal dalam mengawasi kinerja BUMD yang dimiliki Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kepala Biro Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Barat (Jabar), I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka mengakui, selama ini untuk evaluasi kinerja BUMD dilakukan setiap triwulan semester dan tahunan saja. Sehingga, setiap permasalahan tidak diketahui secara detail.

Baca Juga:  Semakin Cetar, Utang Pemerintah Tembus Rp6.444 Triliun

Meski laporan kinerja tahun lalu cebderung membaik, sudah seharusnya para Direksi BUMD memberikan laporan evaluasi setiap bulannya. Sehingga Biro Investasi dan BUMD Jabar bisa mengetahui keadaan BUMD itu sendiri.

“Jadi sepagai kepanjangan Komisaris kami harus mengoptinalkan fungsi kedudukannya. Kan wakil dari pemilik saham. Nah itu, harus dioptimalkan dengan evaluasi tiap bulan dengan melaporkan ke biro,’’ jelas I Gusti kepada Jabar Ekspres ketika dihubungi, Kamis, (22/10).

Baca Juga:  Fakta Kematian Diego Maradona, Dirawat 'Sembrono' Sebelum Meninggal

Dia mengakui, saat ini biro hanya melaksanakan evaluasi setiap triwulan, semester dan tahunan saja. Sehingga dengan evalausi perbulan bisa diketahui setiap kendala dan masalahnya.

“Dari situ kita bisa melihat maju mundurnya BUMD setiap triwulannya. Apakah dia dalam posisi sehat saat ini atau tidak sehat,” kata dia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga