“Saya melihat itu telah ada yang dimainkan oleh keluarga besar salah satunya melalui kegiatan diskusi hari ini yang diharapkan dapat bermuara pada perhatian kesadaran masyarakat dan proaktif dalam upaya membantu mempercepat penanggulangan kan pandemi covid-19,” tegas Puguh.
Sementara itu Kapolda Jabar yang diwakili Wadir Binmas Polda Jawa Barat AKBP Mohamad Rois mengatakan, dalam penanganan penyebaran Covid-19, kepolisian bersama pemerintah daerah dan elemen masyarakat akan terus menosialisasikan dan mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan.
” 3 minggu yang lalu kita telah melaksanakan Apa yang disebut dengan operasi yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah berdasarkan peraturan daerah kita kedepankan adalah dari Satpol PP yang didukung oleh kepolisian,”ujarnya.
Baca Juga:Bioskop di Bandung Dibuka Tuai Kritik, Yana Mulyana Jelaskan Prokesnya17 ASN Ikut Kompetisi Open Biding Jabatan 4 Kepala Dinas di Pemkot Cimahi
Selain itu, Program Kampung Tohaga yang diawali di Kota Bandung saat ini sudah menyebar keseluruh Jawa Barat dan saat ini tercatat sudah lebih dari 1.200 Kampung tohaga yang sudah dibentuk.
“Kegiatan di Kampung Tohaga mulai masuk ke lokasi Kampung di Pintu Gerbang masuk sudah dilaksanakan pemeriksaan cek suhu badan yang disediakan tempat cuci tangan,” kata dia.

Sementara itu Irwan Koesdrajat Bendahara umum FKPPI Jabar mengatakan bahwa FKPPI tidak pernah absen melakukan aksi sosial di tengah pendemi.
“Dari mulai melakukan penyemprotan disinfektan, pembagian masker hingga membuat kegiatan kegiatan Train of Trainee bersama Satgas Penanganan Covid-19 Pusat,”tutur dia.
Kegiatan-kegiatan tersebut muncul dari kesadaran bahwa FKPPI sebagai bagian dari elemen bangsa yang harus berperan aktif untuk bangsa dan negara, termasuk dalam situasi pandemi.
Dalam rangkaian kegiatan HUT FkPPI ke 42, akan membagikan Masker sebanyak kurang lebih 16 ribu yang dihimpun dari bantuan Polda Jabar dan Pangdam III/Slw serta dari urunan Anggota FKPPI Jawa Barat.
Lokasi pembagian masker yang menjadi sasaran adaah tempat-tempat umum seperti pasar dan terminal.
Baca Juga:Bawaslu Temukan Kader PKK Dukung Salah Satu Calon Pilkada Kab. BandungCerita Pengusaha Kecil yang Tetap Bertahan di Tengah Pandemi
“Harus ada gerakan sosial masif, dalam hal ini kepedulian terhadap masyarakat atas situasi Pandemi ini. Tidak ada kekuatan terbesar bangsa selain semangat gotong-royong. Itu modal sosial kita,” pungkas Irwan. (ocd/yan)
