oleh

Tilang Masker Segera Berlaku

BANDUNG – Untuk memutus mata rantai penularan virus korona, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) akan menerapkan aturan denda bagi setiap orang yang melanggar seperti tak menggunakan masker di tempat umum. Pelanggar aturan tersebut bisa dikenai denda Rp 100-150 ribu atau kerja sosial.

Rencana penerapan denda tersebut ditanggapi beragam oleh masyarakat. Rita,35, warga Kota Bandung ini mengaku tak setuju jika harus membayar denda. Sebab, kondisi ekonomi warga yang saat ini sedang susah, malah justru harus membayar denda pula. “Baiknya, kalau tidak pakai masker mending diberikan sanksi tapi bukan berbentuk denda (uang). Bagaimana jika masyarakat lupa membawa masker, apakah harus didenda juga, kan namanya juga lupa,” katanya saat dikonfirmasi, kemarin (13/7).

AKSES TERBATAS!


Dukung jurnalisme dengan berlangganan

Nikmati akses seluruh konten digital + ePaper hanya 30k selama 1 tahun

BERLANGGANAN SEKARANG

 

Sudah menjadi pelanggan? Silahkan masuk untuk melanjutkan membaca

Tanggapan berbeda datang dari Fahmi,40, warga Kota Bandung. “Saya sih setuju jika denda diterapkan. Agar masyarakat juga bisa paham soal pentingnya menggunakan APD di tengah pandemi seperti sekarang ini,” tegasnya.

Sementara, untuk penindakan denda di lapangan akan dilakukan oleh jajaran Satpol PP, polisi hingga TNI. “Yang melaksanakannya Satpol PP, kepolisian dan TNI atas nama gugus tugas,” ujar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai melaksanakan rapat koordinasi di Makodam III Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, Senin (13/7).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga