Butuh Kenaikan Anggaran Untuk Modernisasi Alutsista TNI

Butuh Kenaikan Anggaran Untuk Modernisasi Alutsista TNI
PERKUAT ALUTSISTA: Pesawat milik TNI AU harus terus dilakukan modernisasi agar lebih tangguh dan kuat tanpa ada lagi kasus kecelakaan.
0 Komentar

Sementara anggota Komisi I DPR Syaifullah Tamliha menilai kecelakaan pesawat TNI yang waktunya berdekatan menunjukkan ada masalah pada perawatan alutsista TNI. Hal ini harus menjadi perhatian serius Kemhan.

Perawatan sangat penting mengingat alutsista TNI saat ini banyak yang bermasalah. Terlebih banyak alutsista yang sudah berumur dan minimnya suku cadang.

“Kita tidak ingin peristiwa tersebut kembali terjadi. Sebab tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, namun juga meninggalnya para perwira TNI yang terlatih,” katanya.

Baca Juga:Robert Rene : Kelanjutan Liga 1 Demi Tim Nasional U-20ePaper Jabar Ekspres Edisi 19 Juni 2020

Dikatakan politisi PPP itu, di semua matra TNI, masalah perawatan menjadi hal serius. Karena keterbatasan perawatan, banyak alutsista yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

“Kemampuan tempurnya berkurang yang juga berimbas pada kerawanan atas keselamatan anggota TNI yang menggunakannya,” katanya.

Salah satu kendala klasik pada perawatan dan pengadaan alutsista adalah keterbatasan anggaran. Saat ini anggaran pertahanan masih Rp 131 triliun atau masih di bawah 1 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Padahal idealnya anggaran pertahanan tidak kurang dari 1,5 persen dari PDB.

“Saya melihat Kemhan sudah berusaha memaksimalkan anggaran yang sudah ada. Diantaranya dengan menekan adanya mafia perdagangan alutsista, sehingga harga beli bisa lebih murah dibanding sebelumnya,” tuturnya. (fin/drx)

0 Komentar