FCP Fokus Pembangunan Sistem Angkutan Umum

FCP Fokus Pembangunan Sistem Angkutan Umum
PERTUMBUHAN PESAT: Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana dan Dubes Owen Jenkins melihat-lihat maket wilayah Kota Bandung. Saat ini Bandung memiliki isu akan mengalami pertumbuhan yang cukup pesat.
0 Komentar

BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan Pemerintah Inggris resmi meluncurkan Future Cities Program (FCP) untuk pembangunan kota yang berkelanjutan. Peluncuran dilakukan oleh Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Owen Jenkins dan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di Bandung Planning Gallery, belum lama ini.

FCP digagas Pemerintah Inggris untuk
menciptakan pertumbuhan ekonomi secara luas dan inklusif di negara berkembang.
Di Indonesia, program ini diimplementasikan di dua kota, yaitu Bandung dan
Surabaya. Khusus di Kota Bandung, program ini akan fokus pada pembangunan
sistem angkutan umum terintegrasi.

Berdasarkan kajian Bandung Low Carbon
Urban Mobility Plan tahun 2017, Kota Bandung memiliki banyak tantangan dalam
manajemen transportasi. Dengan jumlah penduduk sebanyak 2,5 juta jiwa, angkutan
umum hanya memiliki 17% porsi dari seluruh perjalanan di jalan raya. Dengan
begitu, kemacetan, polusi udara, dan keselamatan jalan menjadi hal yang rawan
terjadi.

Baca Juga:Terapkan Kedisiplinan, Sekolah Wajibkan Siswa Shalat DuhaDana Pelatnas 10 Cabor Belum Cair

Sulitnya akses terhadap kendaraan umum
dipandang akan menghambat pembangunan sosial dan pertumbuhan ekonomi. Oleh
karena itu, Pemerintah Kota Bandung memilih sektor ini untuk menjadi prioritas
pembangunan melalui FCP bersama Pemerintah Inggris.

”Masyarakat itu ingin beralih ke
transportasi massal. Salah satu alasannya soal kepastian waktu. Dengan
kepastian banyak hal, seperti waktu dan availability kursi mudah-mudahan
masyarakat semakin mau beralih ke transportasi massal,” kata Yana usai
peresmian.

Yana ingin nantinya seluruh transportasi
umum di Kota Bandung lebih terintegrasi. Maka, pembangunan sistem,
infrastruktur, dan pengembangan sumber daya manusia harus dilakukan secara
menyeluruh, agar transportasi publik di Kota Bandung dapat lebih nyaman dan
dapat mengurangi kemacetan di jalan raya.

”Mudah-mudahan kita banyak mendapatkan
manfaat sehingga masyarakat Kota Bandung sangat diuntungkan ke depan.
Masyarakat mendapatkan transportasi masal yang aman, nyaman, tentunya tiketnya
harus terjangkau,” katanya.

Sementara itu, Dubes Owen Jenkins
menyatakan, menaruh harapan besar pada kesusksesan FCP di Kota Bandung. Sebab
Bandung dipandang memiliki kapasitas yang cukup untuk menjadi percontohan bagi
daerah lain, terutama untuk menciptakan manajemen transportasi yang menekan
emisi karbon.

”Jika Bandung memiliki transportasi,

0 Komentar