Kasta menambahkan, Pasutri adalah petani penggarap. Sabtu malam (18/1/20) lalu, kami tawarkan untuk tinggal dipanti sosial, namun keluarganya merasa keberatan. karena tidak bisa beraktivitas di kebun dan mengurus ternak peliharaannya.
”Kami sedang melakukan langkah kongkrit agar bisa merelokasi tempat tinggal mereka, cuman membutuhkan proses dan waktu. Saya bersama Kades, sedang mencari tempat yang cocok untuk membangun tempat tinggal mereka,”pungkasnya.(rus)
TIDAK LAYAK: rela tinggal di gubuk yang tidak layak, sepasang kakek nenek, Aman (80) dan Wariah (67) bersama kambing yang dipeliharanya demi memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
