“Pangandaran punya pantai, laut, dan punya gunung. Nanti pelari, terutama yang 42K dan 21K, akan melewati semua itu. Jarak 42 K dan 21 K akan mendapat pantai, gunung, dan pemandangan-pemandangan sawah,” imbuhnya.
Safitra juga menjelaskan, JIM 2019 mengusung tiga konsep besar, yakni eco sport tourism, local people engagement (melibatkan masyarakat lokal), dan economic empowerment (memberdayakan ekonomi masyarakat.
“Jadi, tiga hal itu ada semua di acara H pada 1 Desember 2019 nanti. Penduduk juga diajak untuk turut menyemangati pelari di sepanjang rute. Penduduk yang memiliki usaha akan kami ajak untuk berada di area rest. Baik mengelola makanan maupun kerajinan,” ucapnya.
Baca Juga:DPRD Bentuk Pansus untuk Mengevaluasi Pilkades Serentak 2019POPNAS 2019 Targetkan Juara Umum
JIM 2019 sendiri merupakan sport tourism yang bertujuan meningkat kepariwisataan Kabupaten Pangandaran. Sport tourism maupun wisata event menjadi salah satu media promosi kepariwisataan suatu daerah. (mg1/yan)
