oleh

Wagub Jabar Imbau Netizen untuk Tabayyun demi Internet Sehat

KOTA BANDUNG – Di era digitalisasi, semua orang mudah untuk menerima sekaligus menyebarkan informasi. Namun, apakah informasi yang kita terima itu selalu benar? Itulah pentingnya tabayyun alias mencari kejelasan hingga sahih.

Menurut Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, tabayyun penting dilakukan oleh penerima informasi sebagai filter atau penyaring dari setiap informasi yang beredar, terutama berita yang ada di media sosial (medsos).

Baca Juga:  Emil Tekankan PPDB 2021 Harus Adil dan Transparan

Pun setelah tahu bahwa informasi itu benar, lanjut Uu, kita sebagai warganet alias netizen perlu berpikir apa manfaat dan mudarat informasi tersebut untuk disebarluaskan.

“Yang namanya berita bisa benar, bisa salah. Maka dalam agama kalau datang berita maka harus ada tabayyun alias check and recheck,” ucap Uu saat membuka seminar ‘Internet Sehat dan Pencegahan Ujaran Kebencian’ di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (6/9/19).

Baca Juga:  Hengki Kurniawan Bakal Tancap Gas Tunaikan Janji Politik

“Jadi, saya imbau kepada warga kalau ada berita-berita yang benar atau tidak jangan langsung disebarluaskan. Tapi harus dipikirkan dulu, harus disaring dulu benar atau tidaknya, sehingga jangan sampai sudah tersesat tapi menyesatkan juga orang lain,” tambahnya.

Uu pun menyambut positif seminar ‘Internet Sehat dan Pencegahan Ujaran Kebencian’ yang dinilai penting di era teknologi komunikasi dan informasi untuk mencegah dan meminimalkan terjadinya ujaran kebencian yang berawal dari medsos.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga