oleh

Berjalan Sesuai Kewenangan

SOREANG – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung H.Juhana angkat bicara terkait pemanggilan DPRD Kabupaten Bandung, terkait nasib siswa-siswi SDN Tirtayasa yang yang terkena dampak Proyek Pembangunan Trase Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Menurutnya, kewajiban Disdik dalam proses relokasi bangunan sekolah yang terdampak proyek KCJB di Kecamatan Cileunyi, sudah lama selesai. Pihaknya tinggal menunggu pelaksanaan pembangunan yang dilakukan oleh PT. Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC).

Baca Juga:  Pendapatan Sektor Wisata Turun 70 Persen, Pelaku Usaha Dinilai Belum Siap Adaptasi

”Kami sudah berperan sesuai dengan kewenangan dan kesepakatan. Selain dalam tahap verifikasi lapangan dan kajian teknis, juga terlibat langsung dalam rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Pada rapat, diikuti oleh pihak KCIC, kepala sekolah, kepala desa, komite sekolah dan juga ahli waris tanah hibah dimana awal bangunan SD itu berdiri,” kata Juhana saat ditemui di ruang kerjanya di Soreang, Selasa (23/7).

Baca Juga:  Jelang Hari Raya Idulfitri, 2 Wilayah di Jawa Barat ini Malah Masuk Zona Merah

Menurut Juhana, pada pelaksanaan rapat tim fasilitasi inventarisasi fasilitas sosial-fasilitas umum (Fasos-Fasum) trase proyek KCJB, dihadiri oleh pemerintah kecamatan, Bagian Pembangunan dan Bagian Kerjasama Sekretariat Daerah (Setda), Dinas Perumahan Rakyat Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan), Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Bahkan tertemuan tersebut, dipimpin langsung oleh Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan Kabupaten Bandung.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga